
Cilegon, (Delik Asia) | Sejumlah satuan pendidikan di Cilegon mulai memasuki fase intensif menjelang proses akreditasi. Tim sekolah menyiapkan berbagai bukti fisik—mulai dokumen, laporan, hingga foto dan video kegiatan—untuk menguatkan data isian instrumen yang telah diunggah ke sistem penilaian.

Tahap berikutnya adalah pengajuan dan penilaian oleh tim asesor. Menurut Dr. Ismatullah, S.Pd., MM, ketua tim asesor, instrumen akreditasi harus dipenuhi secara faktual. “Kami menilai berdasarkan standar yang berlaku. Setiap data harus dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai kondisi riil di lapangan,” ujarnya saat ditemui seusai sesi pemeriksaan awal dokumen.
Setelah tahap evaluasi dokumen, tim asesor akan melakukan verifikasi lapangan (visitas) untuk memastikan keaslian data. Visitas ini menjadi titik krusial untuk melihat langsung praktik pengelolaan sekolah serta konsistensi antara bukti fisik dan implementasi program.
Di sisi lain, dorongan peningkatan mutu pendidikan terus mengemuka. Beberapa sekolah di Cilegon tercatat mengikuti akreditasi pada periode ini, di antaranya:

SD Krenceng 1
SDSN YPWKS IV
SMP Negeri 2 Cilegon
SMP Negeri 5 Cilegon
SMP Negeri 8 Cilegon
SMP Mardi Yuana
Keikutsertaan sekolah-sekolah tersebut dipandang sebagai langkah strategis memperkuat layanan pendidikan, meningkatkan akuntabilitas tata kelola, sekaligus mendorong terciptanya iklim pembelajaran yang adaptif terhadap tuntutan zaman.
Informasi lebih lanjut mengenai proses akreditasi dapat diakses melalui panitia penyelenggara atau dinas pendidikan setempat.[*/Feby]

Tidak ada komentar