
Jakarta, (Delik Asia) | PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mulai menerapkan Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh armada kapal penumpangnya. Langkah ini menjadi bagian penting dari agenda transformasi digital PELNI untuk memperkuat keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas layanan pelayaran nasional.

Penerapan SisKomKap berbasis LEO tersebut ditandai dengan Kick Off Meeting Pengadaan Layanan SisKomKap yang digelar di atas KM Nggapulu saat sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (27/1).
Program pembaruan sistem komunikasi kapal ini direalisasikan melalui kerja sama strategis antara PELNI dan PT Dwi Tunggal Putra (DTP) untuk jangka waktu 36 bulan ke depan.
Kick off meeting tersebut dihadiri Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati, Direktur Utama PT Dwi Tunggal Putra Sugeng Alfien, Vice President for Southeast and East Asia Eutelsat Bala Balamurali, Vice President Teknologi Informasi PELNI Angga Krisosa, serta Nakhoda KM Nggapulu Capt. Roberto Matualage.

SisKomKap yang diterapkan PELNI mencakup sejumlah infrastruktur utama, antara lain penyediaan kapasitas bandwidth tinggi, layanan IP Phone (VoIP), Satellite Phone, serta penguatan sistem keamanan siber di setiap kapal.
Selain itu, layanan ini dilengkapi fitur analisis On Time Performance (OTP) dan Automatic Identification System (AIS) receiver untuk memantau kondisi sekitar kapal secara real-time.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati mengatakan, digitalisasi menjadi elemen krusial dalam mendukung visi dan misi perusahaan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus diterapkan secara menyeluruh, termasuk dalam operasional kapal sehari-hari.
“Proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur komunikasi armada PELNI, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen kami dalam penerapan Good Corporate Governance serta peningkatan keselamatan pelayaran,” ujar Anik.
Ia menambahkan, teknologi satelit LEO memungkinkan layanan komunikasi yang lebih andal di kapal penumpang. Sistem ini mendukung koordinasi real-time antara awak kapal dan tim darat, sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
“Kami mengapresiasi kerja sama dengan PT Dwi Tunggal Putra dalam pengadaan SisKomKap berbasis LEO. PELNI berkomitmen untuk terus bertransformasi digital sejalan dengan visi menjadi perusahaan pelayaran unggul dan berdaya saing global,” tambahnya.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus menegaskan komitmen untuk menghadirkan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau. Integrasi teknologi SisKomKap berbasis LEO diharapkan mampu meningkatkan keselamatan operasional, mutu layanan penumpang, serta memperkuat konektivitas antarpulau guna mendukung pertumbuhan ekonomi maritim dan efisiensi logistik nasional.(*/Feby)

Tidak ada komentar