x

PT Maju Jaya Agro Perkasa Salurkan CSR untuk Pembangunan Jalan Utama Trimurjo, Wujud Nyata Sinergi Perusahaan dan Masyarakat

waktu baca 3 menit
Minggu, 21 Jun 2026 14:45 0 34 Redaksi

Lampung Tengah, (Delik Asia) | Semangat gotong royong dan kolaborasi antara dunia usaha dengan masyarakat kembali menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan di daerah. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Maju Jaya Agro Perkasa memberikan dukungan bagi perbaikan Jalan Arjuna, jalan utama di Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (21/6/2026).

Pembangunan infrastruktur tersebut disambut antusias oleh warga yang secara sukarela turun langsung bergotong royong dalam proses pengecoran jalan. Selama bertahun-tahun, ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, dengan kondisi berlubang, berlumpur, dan becek, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat serta mobilitas ekonomi warga.

Kini, melalui dukungan dana CSR dari PT Maju Jaya Agro Perkasa, masyarakat Kelurahan Trimurjo memiliki harapan baru untuk mewujudkan infrastruktur yang lebih layak dan representatif. Pembangunan jalan dilakukan secara bertahap dan direncanakan berlanjut hingga tahun 2027.

Menariknya, pembangunan ini sepenuhnya dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah (APBD). Seluruh pembiayaan berasal dari dana CSR perusahaan penggilingan padi PT Maju Jaya Agro Perkasa yang secara konsisten mengalokasikan bantuan sosial sebesar Rp60 juta setiap tahun untuk masyarakat Kelurahan Trimurjo.

Program CSR tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan. Kehadiran infrastruktur jalan yang memadai diyakini akan memberikan manfaat besar, baik bagi masyarakat Kelurahan Trimurjo maupun pengguna jalan secara umum.

Selama ini, program CSR PT Maju Jaya Agro Perkasa diklasifikasikan dalam dua bentuk, yakni perawatan dan penimbunan jalan menggunakan material sabes setiap kali terjadi kerusakan, serta bantuan dana tunai senilai Rp60 juta per tahun yang disalurkan untuk kebutuhan pembangunan masyarakat.

Berdasarkan hasil musyawarah antara pemerintah kelurahan, para Ketua RW dari enam wilayah, serta tokoh masyarakat, dana CSR tahun 2025 disepakati untuk difokuskan pada pembangunan jalan cor beton (rigid pavement) di Jalan Arjuna.

Pada tahap awal, pengerjaan dilakukan sepanjang kurang lebih 70 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Pembangunan selanjutnya akan diteruskan dengan spesifikasi yang sama sesuai tahapan program hingga beberapa tahun ke depan.

Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah dan masyarakat, di antaranya Anggota Koramil 411-04/TMJ, Babinsa Trimurjo Sertu Gunawan, Camat Trimurjo Anwar Sadat, S.Kom, Lurah Trimurjo Andri Gunarsa, S.E., para Ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dari lingkungan RW 1, 2, 3, dan 4.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Lurah Trimurjo, Andri Gunarsa, S.E., menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Perencanaan pengecoran Jalan Arjuna ini merupakan hasil musyawarah bersama. Dana CSR PT Maju Jaya Agro Perkasa tahun 2025 disepakati untuk pembangunan jalan utama. Bahkan, untuk CSR tahun 2026 dan 2027 telah disepakati untuk kembali dialokasikan guna melanjutkan pengecoran hingga ruas jalan ini dapat terselesaikan secara bertahap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dana CSR sebesar Rp60 juta tidak hanya digunakan untuk pembelian material beton, tetapi juga untuk pengadaan berbagai perlengkapan pendukung, seperti papan, besi, bambu, dan plastik yang diperlukan dalam proses pengecoran.
Sementara itu, Babinsa Trimurjo, Sertu Gunawan, mengapresiasi kekompakan masyarakat yang masih menjunjung tinggi budaya gotong royong.

“Kami dari TNI sangat mendukung kegiatan ini. Tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam pengerjaannya. Meski saya belum lama bertugas di Kelurahan Trimurjo, saya bangga melihat masyarakat yang begitu rukun, guyub, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Setiap ada pekerjaan untuk kepentingan umum, seluruh elemen masyarakat hadir dan bekerja bersama,” tegasnya.

Pembangunan Jalan Arjuna melalui skema CSR ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan publik. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, kolaborasi semacam ini menjadi model pembangunan partisipatif yang tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Investigasi dan Warta: Suherman Martha.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x