x

Peringati HPN dan HUT Basel, Ratusan Offroader Se-Bangka Belitung Berkumpul di Toboali

waktu baca 2 menit
Minggu, 25 Jan 2026 18:54 0 23 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) | Kabupaten Bangka Selatan sukses menjadi pusat perhatian komunitas otomotif nasional melalui penyelenggaraan event Trasi (Trabas Alam South Bangka Island) 2026 yang digelar di Toboali, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan.

Event trabas motor Bangka Selatan ini diikuti hampir 500 offroader dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta datang untuk menaklukkan tantangan jalur ekstrem sekaligus menikmati keindahan alam Bumi Beribu Pesona, sebutan bagi Kabupaten Bangka Selatan.

Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefy Nuranda bersama Dandim Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono serta jajaran Forkopimda secara resmi melepas para peserta di garis start. Antusiasme peserta semakin tinggi dengan kehadiran tokoh offroad nasional Zakir “The Legend of Climbing” serta MC kondang Papa Roni yang menambah daya tarik dan gengsi acara.

Koordinator Trasi, Andi Zega, mengungkapkan bahwa jumlah peserta jauh melampaui target awal. Dari target 300 peserta, realisasi mencapai hampir 500 offroader, dengan sekitar 90 persen berasal dari luar daerah.

“Lonjakan peserta ini menunjukkan bahwa Trasi Bangka Selatan memiliki daya tarik besar di kalangan komunitas trabas nasional,” ujarnya.

Para offroader ditantang menempuh jalur sepanjang 26 kilometer yang melintasi kawasan Gunung Muntai dan Parit 7 Desa Keposang. Medan yang ekstrem dan variatif, mulai dari tanjakan, lumpur, hingga jalur alam terbuka, dirancang untuk menguji adrenalin sekaligus membangkitkan kembali gairah komunitas trabas lokal.

Melihat tingginya antusiasme peserta, muncul wacana strategis untuk mendorong Kabupaten Bangka Selatan menjadi tuan rumah ajang trabas berskala internasional di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua PWI Bangka Selatan, Dedy Irawan, menyampaikan bahwa Trasi merupakan bagian dari rangkaian besar sport tourism Bangka Selatan 2026, selain agenda Basel Run 2026 dan kompetisi Pushbike.

“Melalui event-event sport tourism seperti ini, kami berharap dapat mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif masyarakat, sekaligus memperkuat citra Bangka Selatan sebagai destinasi wisata petualangan unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Dedy.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama PWI optimistis bahwa penyelenggaraan event olahraga berbasis pariwisata akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal, sekaligus memperluas promosi daerah di tingkat nasional hingga internasional.(*/Feby)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x