x

Di Pundak Robinsar–Fajar, Cilegon Menuju Kota Modern Menjadi Magnet Investasi Baru di Banten

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Apr 2025 22:33 0 123 Redaksi

DelikAsia, (Jakarta) | Kota Cilegon resmi menapaki usia ke-26 pada Sabtu, 27 April 2025. Di usia seperempat abad lebih ini, Cilegon tak hanya mencatat sejarah sebagai kota industri, namun juga menyimpan tumpukan harapan untuk tumbuh lebih adil dan merata. Harapan itu kini bertumpu pada dua pemimpin muda: Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar, yang baru saja mengemban amanah lima tahun ke depan.

Didirikan pada 27 April 1999, Cilegon dikenal sebagai salah satu kota dengan pendapatan tertinggi di Indonesia. Bahkan, dalam beberapa laporan, kota ini digolongkan sebagai kota terkaya keempat di Tanah Air. Namun di balik kemilau angka-angka, persoalan klasik seperti infrastruktur, pelayanan publik, dan pengangguran masih membayangi keseharian warganya.

“Kalau Cilegon sudah disebut kota terkaya keempat, seharusnya tak ada lagi keluhan-keluhan dasar dari masyarakat,” ujar Sekretaris DPW Inakor Banten, Nasrullah atau akrab disapa Ayung, dalam keterangannya kepada Tempo.

Ia menilai, kepemimpinan Robinsar–Fajar yang baru saja dimulai, menjadi titik penting dalam perjalanan kota yang telah lima kali berganti pemimpin daerah ini. Dengan masa jabatan hingga 2030, keduanya dinilai memiliki cukup waktu untuk melahirkan gebrakan nyata.

“Jangan setengah-setengah. Kota ini dihuni oleh masyarakat dari beragam latar belakang. Butuh ketegasan dan inovasi. Jangan jadi pemimpin yang mudah dikompromikan,” ujar Ayung.

Salah satu sorotan Ayung adalah peristiwa viral pemutusan aliran listrik di Masjid Agung beberapa waktu lalu oleh PLN, yang menurutnya menjadi cermin lemahnya tata kelola dan koordinasi di tingkat kota.

“Masalah itu jadi konsumsi publik nasional. Itu memalukan. Ironisnya, saat hal negatif viral semua berkomentar, tapi saat pencapaian positif, hanya sedikit yang bersuara. Ini pola pikir yang harus dibenahi,” katanya.

Ayung juga mengingatkan Robinsar–Fajar agar tak tersandera oleh pihak-pihak yang punya kepentingan politik sempit.

“Pilkada sudah selesai. Jangan sampai karena ada pihak yang merasa berjasa, lalu pemimpin jadi kehilangan keberanian mengambil keputusan untuk rakyat. Kepemimpinan harus berpihak pada kepentingan publik,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Ayung menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-26 untuk Kota Cilegon, seraya berharap momentum ini menjadi titik tolak perubahan nyata.

“Dengan tema Jujur Dalam Berkarya, Amanah Dalam Mengabdi, Religius Dalam Hati, Juara Dalam Melayani, kami dari DPW Inakor Banten mengucapkan selamat hari jadi Kota Cilegon. Semoga Robinsar–Fajar benar-benar jadi harapan baru,” tutup Ayung.

[Di2n bk/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x