x

Aminudin Aziz dan Robinsar Resmikan Perpusda Cilegon, Koleksi Capai 25 Ribu Buku

waktu baca 3 menit
Rabu, 20 Mei 2026 18:41 0 159 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Pemerintah Kota Cilegon terus meneguhkan komitmennya dalam membangun peradaban literasi sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Cilegon oleh Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Aminudin Aziz di Perpustakaan Umum Daerah Kota Cilegon, Selasa (19/5/2026).

Peresmian gedung yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita itu menjadi momentum penting dalam menghadirkan ruang literasi publik yang representatif, modern, inklusif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi pengetahuan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi Kota Cilegon sebagai daerah dengan indeks literasi tertinggi di Provinsi Banten.
Dalam sambutannya,

Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa perpustakaan daerah harus hadir sebagai ruang hidup masyarakat yang tidak semata berfungsi sebagai tempat membaca buku, melainkan juga sebagai pusat interaksi sosial, pengembangan komunitas, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan.

“Perpustakaan daerah ini harus menjadi ruang yang hidup. Tidak hanya untuk membaca, tetapi juga menjadi wadah bertumbuhnya komunitas, kreativitas, dan aktivitas pemberdayaan masyarakat. Nantinya komunitas literasi seperti Taman Bacaan Masyarakat (TBM) juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.

Robinsar juga menekankan pentingnya membangun budaya membaca sejak usia dini melalui keterlibatan aktif para pelajar, khususnya tingkat SD dan SMP, agar perpustakaan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang dekat dengan generasi muda.

“Kami ingin anak-anak SD dan SMP lebih akrab dengan perpustakaan daerah sehingga budaya membaca dapat tumbuh sejak dini. Dengan literasi yang kuat, kita berharap lahir generasi muda Cilegon yang unggul, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Lebih lanjut, Robinsar menginginkan agar layanan perpustakaan dapat diakses masyarakat setiap hari, termasuk pada akhir pekan dan hari libur nasional. Menurutnya, perpustakaan modern harus mampu menghadirkan suasana yang nyaman, terbuka, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Perpustakaan ini harus terbuka untuk masyarakat setiap hari. Kami juga merencanakan pemanfaatan area luar gedung sebagai ruang terbuka dan coffee shop agar masyarakat semakin nyaman berkunjung dan menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas keseharian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Aminudin Aziz mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kota Cilegon dalam menghadirkan fasilitas literasi yang modern dan representatif. Ia berharap perpustakaan tersebut dapat menjadi pusat aktivitas edukatif yang dinamis dan produktif bagi masyarakat.
“Ramaikan perpustakaan ini dengan berbagai kegiatan positif. Di sini sudah tersedia mini theater yang dapat dimanfaatkan untuk diskusi, nonton bersama, kegiatan anak muda, ibu-ibu, maupun anak-anak. Saya berharap Perpusda Kota Cilegon benar-benar hidup dan menjadi ruang belajar bersama bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Aminudin, paradigma perpustakaan modern telah berkembang menjadi ruang rekreasi edukatif yang mampu mendorong kreativitas, memperluas wawasan, serta memperkuat budaya belajar masyarakat. Tingginya tingkat kunjungan ke perpustakaan, lanjutnya, menjadi indikator tumbuhnya kesadaran literasi dan semangat belajar di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon Ismatullah menyampaikan bahwa hadirnya gedung layanan perpustakaan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang telah diupayakan selama lima tahun terakhir.

“Alhamdulillah, perjuangan panjang selama lima tahun akhirnya dapat terwujud. Kami berharap keberadaan perpustakaan ini mampu mendukung peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat dan tingkat kegemaran membaca warga Kota Cilegon sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya.(*/FBY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x