
Bakauheni Lampung Selatan, (Delik Asia) | Libur sekolah tahun 2026 menghadirkan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan dan menjelajahi beragam destinasi Nusantara. Dalam semangat memperkuat mobilitas nasional sekaligus mendukung program stimulus ekonomi pemerintah, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan kebijakan diskon tarif transportasi penyeberangan pada sejumlah lintasan strategis nasional selama periode liburan sekolah.
Melalui program tersebut, pengguna jasa memperoleh potongan tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen yang secara rata-rata setara dengan pengurangan sebesar 21,9 persen dari total biaya tiket penyeberangan. Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan dengan jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sementara pemesanan tiket telah dibuka sejak 6 Juni 2026.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara ASDP dan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah sebagai fondasi penting pertumbuhan ekonomi nasional.
“ASDP menyambut baik dan mendukung penuh program stimulus pemerintah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pergerakan ekonomi nasional. Kami berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan terjangkau selama periode libur sekolah,” ujar Heru.


Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor PR.501/1/4/ORJD/2026 tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Diskon Tarif Transportasi Penyeberangan Periode Libur Sekolah Tahun 2026.
Program stimulus diberlakukan pada 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Poto Tano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, serta Sape–Labuan Bajo.
Kebijakan ini mencakup layanan bagi penumpang pejalan kaki maupun kendaraan Golongan II hingga Golongan IVA, sebagai upaya mendukung kelancaran arus mobilitas masyarakat antarwilayah.
Secara khusus, lintasan Merak–Bakauheni sebagai salah satu urat nadi transportasi nasional turut memperoleh stimulus tarif untuk layanan reguler ekonomi maupun Express. Kehadiran kebijakan ini diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi penyeberangan yang efisien, kompetitif, dan terjangkau pada salah satu koridor tersibuk di Indonesia.
Wajib Melakukan Pembelian Tiket Secara Daring, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa seluruh transaksi pembelian tiket dilakukan secara digital melalui aplikasi Ferizy maupun laman resmi trip.ferizy.com.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi layanan yang mengedepankan kemudahan, ketertiban, dan efisiensi bagi seluruh pengguna jasa.
“Sejalan dengan implementasi tiket elektronik, kami mengimbau masyarakat untuk melakukan reservasi sejak jauh hari sebelum keberangkatan. Perencanaan perjalanan yang lebih awal akan membantu pengguna jasa memperoleh jadwal sesuai kebutuhan sekaligus menghindari kepadatan pada periode puncak libur sekolah. Kami juga mengingatkan agar pengguna jasa telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan agar proses perjalanan berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman,” tutur Windy.
Lebih lanjut, Windy menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan informasi terkait program diskon tarif penyeberangan dapat mengakses berbagai kanal komunikasi resmi ASDP, termasuk media sosial Instagram melalui akun @asdp191. Melalui platform tersebut, pengguna jasa dapat memperoleh informasi terkini mengenai program, mekanisme pembelian tiket, hingga layanan bantuan yang tersedia.
Sebagai operator penyeberangan terbesar di Indonesia, ASDP terus meneguhkan perannya sebagai penghubung antarpulau yang andal dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat konektivitas nasional, memperlancar distribusi logistik, serta menghadirkan layanan transportasi yang inklusif, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Di tengah meningkatnya mobilitas selama musim liburan, ASDP hadir bukan sekadar sebagai penyedia layanan transportasi, melainkan sebagai bagian dari upaya membangun keterhubungan yang mempererat denyut pertumbuhan ekonomi dan persatuan bangsa.(*/FBY/RED)

Tidak ada komentar