x

Enam PROPER Hijau Diraih PHI, Hulu Migas Berkelanjutan Kian Nyata

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Apr 2026 18:29 0 54 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) | Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali ditegaskan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI). Melalui anak perusahaan dan afiliasinya, PHI sukses mengukir prestasi dengan meraih enam penghargaan kategori Hijau dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan resmi pemerintah atas kinerja Grup PHI yang dinilai telah melampaui standar kepatuhan (beyond compliance), tidak hanya dalam pengelolaan lingkungan, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Penghargaan PROPER diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam seremoni yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4). Dalam sambutannya, Hanif menegaskan bahwa PROPER kini telah bertransformasi menjadi motor penggerak inovasi perusahaan agar mampu memberi kontribusi nyata bagi publik dan lingkungan.

Capaian ini diraih oleh enam unit operasi strategis PHI di Regional 3 Kalimantan. Unit-unit tersebut meliputi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) wilayah DOBU dan DOBS, serta PT Pertamina EP (PEP) melalui Bunyu Field, Tarakan Field, dan Sangatta Field—khususnya Lapangan Semberah.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menilai penghargaan ini sebagai buah dari sinergi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus mencerminkan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam pengelolaan bisnis hulu migas yang selamat, andal, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan arah pembangunan nasional.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen, melainkan praktik nyata dalam setiap lini operasi,” ujarnya.

Tak hanya pada aspek operasional, keberhasilan PHI juga ditopang oleh berbagai inovasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berdampak luas. Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, mengungkapkan bahwa sejumlah program unggulan menjadi pilar penting dalam perolehan PROPER Hijau tahun ini.

Di antaranya, program Wasteco dari PHM yang mengolah limbah organik menjadi energi terbarukan, serta ECO STEP dari PEP Sangatta yang berfokus pada efisiensi energi dan konservasi ekologi. Selain itu, terdapat program Akar Basah dari PEP Tarakan yang menggerakkan komunitas dalam pengelolaan sampah, serta Mantap Betul dari PEP Bunyu yang memanfaatkan potensi alam untuk pertanian berkelanjutan.

Program lainnya seperti Semur Cendawan dari PHKT DOBS mendorong ketahanan pangan melalui budidaya jamur, sementara Desa Wisata Kersik dari PHKT DOBU memperkuat ekosistem pesisir melalui penanaman cemara udang.

“Kami meyakini bahwa lingkungan yang lestari dan masyarakat yang berdaya merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan produksi migas nasional dalam jangka panjang,” tutur Dony.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI terus meneguhkan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia—menjaga keseimbangan antara energi, lingkungan, dan masa depan.(*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x