x

Menteri Dody: H-10 Lebaran Perbaikan Jalan Nasional di Jawa Timur Tuntas

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Mar 2026 22:28 0 83 Redaksi

Tuban, (Delik Asia) |  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau kesiapan jaringan jalan nasional di Jawa Timur guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah mempercepat perbaikan serta peningkatan kemantapan jalan untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas pada periode puncak pergerakan masyarakat.

“Seluruh perbaikan jalan nasional harus selesai maksimal H-10 Lebaran. Kita harus memastikan jalan nasional di Jawa Timur aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama pengendara roda dua,” ujar Dody.

Total panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai 2.261,68 kilometer yang tersebar pada 358 ruas, didukung 973 jembatan dengan total panjang 34.807,36 meter. Secara umum, mayoritas ruas berada dalam kondisi baik dan sedang, dengan tingkat kemantapan di atas 80%.

Hingga saat ini, sebanyak 13.306 titik lubang telah ditangani dari total 14.132 titik yang terdata, menyisakan 826 titik yang masih dalam proses penyelesaian. Penanganan marka jalan juga terus dikebut guna meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjelang arus mudik.

Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali (BBPJN Jatim–Bali) turut mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, di antaranya ruas perbatasan BangkalanSampang serta kawasan Alas Baluran di Banyuwangi. Di lokasi tersebut dilakukan penguatan pengawasan, penambahan rambu peringatan, serta koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait.

Selain itu, sejumlah ruas rawan bencana banjir dan longsor juga menjadi perhatian, antara lain Ngoro–Mojosari, Ploso–Pacitan–Hadiwarno, Bangil–Pasuruan, serta ruas perbatasan Kabupaten MalangKabupaten Lumajang, termasuk segmen Turen Km 54+500 hingga Km 60+150. Personel dan peralatan telah disiagakan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.

BBPJN Jatim–Bali juga menyiapkan posko jalur Lebaran di berbagai satuan kerja wilayah Jawa Timur sebagai pusat pemantauan dan koordinasi terpadu. Dengan kesiapan infrastruktur, personel, dan peralatan tersebut, Kementerian PU memastikan konektivitas dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran 2026 tetap terjaga.(*/Safar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x