x

PC FSP KEP SPSI Tegas Tolak Polri Ditempatkan di Bawah Kementerian

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Jan 2026 16:14 0 19 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah kendali langsung Presiden Republik Indonesia. Sikap tersebut sekaligus menegaskan penolakan terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian.

Pernyataan tersebut disampaikan Pimpinan Cabang FSP KEP SPSI, Imam Baihaki, dalam tayangan video yang dikutip Kamis (29/1/2026). Menurutnya, posisi Polri di bawah Presiden merupakan pengaturan yang paling ideal dalam menjaga profesionalisme institusi kepolisian.

“Kami menyatakan mendukung sepenuhnya Polri tetap berada di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia. Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengayomi masyarakat,” ujar Imam Baihaki.

Ia menilai, penempatan Polri langsung di bawah Presiden seperti yang berjalan saat ini telah memberikan banyak manfaat positif bagi masyarakat. Skema tersebut dinilai mampu menjaga independensi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, serta pelayanan publik.

“Posisi ini sangat ideal dan selama ini sudah kita rasakan kemaslahatan serta manfaatnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjutnya.

Imam juga berharap sinergi antara Presiden dan Polri dapat terus diperkuat demi menjaga persatuan bangsa dan mendorong terciptanya masyarakat yang maju dan modern.

Ia menambahkan, dukungan terhadap Polri juga disertai harapan agar institusi kepolisian senantiasa menjaga profesionalisme sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Kami mendoakan agar Polri senantiasa berada dalam lindungan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa, untuk terus membersamai Presiden dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan negara menuju masyarakat yang maju dan berkeadilan,” pungkasnya.(*/FBI)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x