
Merak, (Delik Asia) | Pergerakan arus penyeberangan di Selat Sunda pada H+9 periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menunjukkan dinamika yang signifikan. Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) selama 24 jam, tercatat 129 trip kapal beroperasi pada 3 Januari 2026.

Dari Jawa ke Sumatera, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 37.719 orang, meningkat 8,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (34.828 orang). Lonjakan ini menandai tingginya mobilitas masyarakat pada fase arus balik.
Untuk kendaraan, pergerakan tercatat beragam.
Roda dua turun drastis menjadi 311 unit, anjlok 70,1 persen dari tahun lalu (1.039 unit).
Roda empat justru meningkat menjadi 4.804 unit, naik 14,6 persen dari tahun sebelumnya (4.193 unit).
Truk menurun menjadi 1.691 unit atau turun 36,4 persen (tahun lalu 2.657 unit).
Bus meningkat hingga 467 unit, melonjak 34,2 persen dari realisasi tahun lalu (348 unit).

Secara keseluruhan, total 7.273 kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+9, turun 11,7 persen dari tahun lalu yang mencapai 8.237 unit.
Jika dihitung sejak H-10 hingga H+9, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 728.288 orang, naik 4 persen dari tahun lalu (700.138 orang). Sementara total kendaraan mencapai 158.230 unit, turun 6,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (169.203 unit).
Sumatera – Jawa: Arus Balik Menguat
Sementara itu, data Posko Bakauheni menunjukkan intensitas arus balik dari Sumatera ke Jawa terus menguat. Pada H+9 (3 Januari 2026), tercatat 106 trip kapal beroperasi.
Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 40.131 orang, naik 11,5 persen dari tahun lalu (35.991 orang).
Pergerakan kendaraan di Bakauheni juga menunjukkan tren kenaikan:
Roda dua melonjak menjadi 2.188 unit, naik 41,1 persen dari tahun sebelumnya (1.551 unit).
Roda empat mencapai 4.316 unit, naik 8,3 persen (tahun lalu 3.987 unit).
Truk sedikit meningkat menjadi 2.896 unit, naik 1,1 persen.
Bus naik signifikan menjadi 451 unit, tumbuh 25,6 persen dibanding tahun lalu (359 unit).
Total 9.851 kendaraan tercatat menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+9, naik 12,4 persen dari realisasi tahun lalu (8.762 unit).
Sejak H-10 hingga H+9, total penumpang yang bergerak dari Sumatera ke Jawa mencapai 647.898 orang, meningkat 1 persen dibanding tahun lalu (641.521 orang). Sedangkan total kendaraan mencapai 161.695 unit, naik 4,2 persen dari tahun sebelumnya (155.148 unit).(*/Feby).

Tidak ada komentar