x

Basarnas Banten Sisir Sungai Ciliman Cari Dua Anak yang Hilang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Okt 2025 23:10 0 67 Redaksi

Delik Asia, (Pandeglang) | Dua anak dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Sungai Ciliman, Kampung Rancahideung, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (25/10/2025) sore. Hingga Sabtu malam, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten sekitar pukul 16.20 WIB dari petugas Pusdalops BPBD Pandeglang, Rojak. Berdasarkan laporan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB ketika dua anak berusia sembilan tahun bermain di tepi sungai menggunakan perahu yang terikat di pinggir Sungai Ciliman.

Saat keduanya asyik melompat dari perahu ke air dan kembali naik, tali pengikat perahu tiba-tiba putus. Dalam kondisi panik, kedua anak tersebut diduga melompat ke air dan terseret arus sungai. Sejak saat itu, keduanya tidak terlihat lagi.

Kedua korban diketahui bernama Haikal (9) dan Habibi (9), warga Kampung Taraju, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Unit Siaga SAR Pandeglang diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 16.44 WIB. Lokasi kejadian berjarak sekitar 31,3 kilometer dari Unit Siaga SAR Pandeglang dengan waktu tempuh sekitar 53 menit.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Banten, BPBD Pandeglang, Tagana Pandeglang, serta masyarakat setempat. Sejumlah perlengkapan pendukung turut dikerahkan, seperti rescue truck, motor trail, peralatan SAR air dan medis, serta perlengkapan pencarian lainnya.

Cuaca di lokasi dilaporkan cerah, sehingga diharapkan dapat mendukung proses pencarian. Tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Ciliman untuk menemukan kedua korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur hingga kedua korban ditemukan.[FBi/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x