x

Menteri Amran Apresiasi Polri Atas Panen Raya Kuartal III, Produksi Jagung Naik 2,7 Juta Ton

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Sep 2025 10:41 0 70 Redaksi

Delik Asia, (OKU Timur) | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kontribusi Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan produksi jagung nasional pada kuartal III 2025. Dalam acara Panen Raya Jagung Serentak di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Sabtu (27/9/2025), Amran menyebut kehadiran Polri di lapangan telah memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas petani.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri dan jajaran Polda. Produksi jagung kita meningkat sebesar 2,7 juta ton. Ini setara dengan tambahan pendapatan petani mencapai Rp15 triliun secara nasional,” kata Amran.

Ia menjelaskan, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut aktif dalam proses penanaman, pengawalan distribusi, hingga memastikan harga tetap stabil di pasar.

“Polri turun langsung ke lapangan, mengawal proses panen, hingga pendistribusian ke Bulog. Ini bentuk sinergi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Amran.

Panen Raya Tandai Keberhasilan Pengelolaan 166 Ribu Hektare Lahan

Panen Raya Jagung Serentak yang digelar di OKU Timur merupakan bagian dari program pengelolaan lahan pertanian seluas 166.512 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Data Kementerian Pertanian mencatat, sepanjang Juli hingga September 2025, hasil panen mencapai lebih dari 751 ribu ton.

Dengan tambahan tersebut, total produksi jagung nasional sejak awal tahun telah menembus angka 2,8 juta ton.

Distribusi Nasional Disiapkan, Polri Kawal Ketat

Sebagai bagian dari tindak lanjut, Polri bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) juga turut melepas pendistribusian hasil panen jagung (flag off) secara nasional. Dari total 1.765 ton jagung yang akan disalurkan, sebanyak 614 ton berasal dari wilayah Sumatera Selatan. Khusus dari OKU Timur, kontribusi mencapai 100 ton.

Keterlibatan Polri dalam proses distribusi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan konsumen, serta memastikan ketersediaan stok pangan nasional menjelang akhir tahun.

Komitmen Bersama Perkuat Ketahanan Pangan

Kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Pertanian, Polri, dan Bulog menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

“Ini bukan hanya tentang panen, tapi juga tentang membangun kedaulatan pangan dan keberpihakan terhadap petani. Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari jajaran Polri,” kata Amran.[Red/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x