x

Surakarta Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana: “Siap untuk Selamat”

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Agu 2025 17:05 0 96 Redaksi

Delik Asia, (Surakarta) |  Pemerintah Kota Surakarta bersama Kodim 0735/Surakarta menggelar apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah kota. Kegiatan berlangsung di Lapangan Makodim 0735/Surakarta, Jalan A. Yani No. 349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Senin, 11 Agustus 2025.

Apel diikuti sekitar 160 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Tim SAR Kota Surakarta. Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Fictor J. Situmorang, dan Kabagops Polresta Surakarta, Kompol Engkos Sarkosi.

Dalam amanatnya, Wali Kota menekankan pentingnya kesiapsiagaan yang bersifat menyeluruh, tidak hanya pada peralatan dan prosedur, tetapi juga kesiapan mental dan koordinasi antarlembaga.

“Bencana bisa datang tanpa kompromi. Satu-satunya cara agar kita tak menjadi korban adalah dengan selalu berada selangkah di depan,” tegas Respati.

Ia menambahkan, latihan yang konsisten, deteksi dini, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

“Jadikan tugas ini sebagai pengabdian tertinggi untuk kemanusiaan. Kita bangun solidaritas dan kekuatan bersama dengan prinsip: ‘Siap untuk Selamat’,” pungkasnya.

Senada, Dandim 0735/Surakarta menyatakan bahwa apel gelar pasukan ini menjadi instrumen untuk mengecek kesiapan personel serta sarana-prasarana penanggulangan bencana. Tujuannya agar seluruh komponen bisa bergerak cepat dan profesional saat terjadi bencana.

“Penanggulangan bencana bukan hanya tugas TNI, Polri, atau BPBD semata. Ini adalah tanggung jawab bersama sebagai bagian dari panggilan kemanusiaan,” ujar Fictor.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antarlembaga dalam memperkuat sistem tanggap darurat bencana di Kota Surakarta—sebuah kota yang terus berbenah menjadi wilayah yang tangguh, sigap, dan humanis.[Red/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x