x

Ramadhan Bersama KESTI TTKKDH: DPW Banten dan DPD Cilegon Bagikan Sembako dan Sarung

waktu baca 3 menit
Minggu, 23 Mar 2025 18:33 0 132 Redaksi

DelikAsia, (Cilegon) |  Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, DPD KESTI TTKKDH Kota Cilegon menggelar acara buka puasa bersama (bukber) yang juga diisi dengan pembagian paket sembako dan sarung. Acara tersebut berlangsung sukses dan penuh khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari organisasi dan masyarakat setempat.

Acara ini diadakan oleh DPD KESTI TTKKDH Kota Cilegon dengan kolaborasi bersama DPW KESTI TTKKDH Provinsi Banten. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta yang hadir, termasuk Waka 1 H. Maman, Penasehat DPW H. Surihat, serta Wasekjen H. Sapei. Selain itu, juga turut hadir pengurus dari 8 cabang dan ranting yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cilegon.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Waka 1 H. Maman, yang menekankan pentingnya kegiatan semacam ini untuk mempererat hubungan antar sesama, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat lebih jauh mengenai Kesti TTKKDH, sebuah organisasi seni bela diri yang sudah memiliki sejarah panjang di tanah air. Dalam kesempatan ini, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam masyarakat, terutama di tengah-tengah situasi yang penuh tantangan.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berbagi rezeki dengan membagikan paket sembako dan sarung kepada warga yang membutuhkan. Pembagian ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Acara berbuka puasa bersama pun berlangsung dengan penuh kehangatan, mengingat momen Ramadan yang begitu bermakna bagi setiap umat Muslim.

Pada kesempatan yang sama, Penasehat DPW KESTI TTKKDH Provinsi Banten, H. Surihat, juga menyampaikan harapannya agar Pemda Kota Cilegon semakin memperhatikan keberadaan budaya silat tradisional, khususnya yang beraliran Tjimande, yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Cilegon. Menurut H. Surihat, penting untuk melestarikan budaya dan seni bela diri tradisional ini agar dapat terus berkembang dan dikenalkan kepada generasi penerus.

“Seni bela diri Tjimande adalah bagian dari identitas budaya kita yang patut untuk dilestarikan. Kami berharap Pemda Kota Cilegon dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan dan pelestarian budaya silat ini, sehingga dapat terus mewarnai kehidupan masyarakat, khususnya di Cilegon,” ujar H. Surihat dalam sambutannya.

Dalam acara ini, juga tampak antusiasme yang tinggi dari pengurus cabang dan ranting yang hadir, yang terdiri dari berbagai kalangan dan latar belakang. Hal ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam KESTI TTKKDH semakin menguat, dengan tujuan bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya bangsa.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar apa yang telah dilakukan pada hari itu dapat membawa manfaat dan keberkahan, baik untuk masyarakat maupun untuk organisasi KESTI TTKKDH itu sendiri. Selain itu, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota, dan masyarakat di Kota Cilegon.

Semoga acara bukber dan pembagian sembako serta sarung ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya pelestarian budaya silat tradisional dan semakin menguatkan jalinan silaturahmi di kalangan masyarakat Cilegon.

Tentang KESTI TTKKDH
KESTI TTKKDH adalah organisasi seni bela diri yang sudah dikenal luas di Indonesia, khususnya yang beraliran Tjimande. Organisasi ini memiliki tujuan untuk melestarikan budaya tradisional silat, serta meningkatkan kualitas diri dan kebersamaan di kalangan anggotanya.[Safar/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x