x

Media Lokal Adalah Ujung Tombak Informasi Publik, Ketua SMSI Hasidi: Simak Isinya!

waktu baca 4 menit
Kamis, 13 Feb 2025 17:10 0 156 Redaksi

DelikAsia.com, (Cilegon) |  Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, media massa lokal tetap memegang peranan yang sangat vital dalam menjaga aliran informasi yang relevan dan tepat waktu bagi masyarakat. Terutama di kota-kota dengan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang khas, seperti Cilegon, media lokal berfungsi sebagai penghubung yang tak tergantikan antara pemerintah dan warganya. Melalui media ini, kebijakan publik, isu sosial, serta perkembangan penting lainnya dapat disampaikan dengan cepat dan mudah dipahami oleh masyarakat yang membutuhkan informasi tersebut.

Namun, di balik peranannya yang sangat strategis, media massa lokal menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah ketidakpedulian yang kerap ditunjukkan oleh pemerintah. Pertanyaannya, bagaimana jika media lokal merasa terabaikan dan kurang diperhatikan oleh pihak pemerintah? Ketidakpedulian terhadap media lokal tidak hanya merugikan pihak media itu sendiri, tetapi juga berpotensi merusak kualitas informasi yang sampai kepada masyarakat. Hal ini dapat mengarah pada penurunan kualitas komunikasi dan keterbatasan dalam pemberian informasi yang akurat, berimbang, dan tepat waktu.

Pernyataan ini disampaikan oleh Hasidi, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon, pada Rabu, 12 Februari 2025, dalam kesempatan yang diadakan di Kantor SMSI Cilegon. Dalam kesempatan tersebut, Hasidi menyuarakan kekecewaannya terhadap kurangnya perhatian pemerintah yang sebelumnya diberikan kepada media massa lokal. “Perhatian pemerintah terhadap media lokal sangat penting. Tanpa perhatian yang memadai, media lokal akan kesulitan untuk bertahan, apalagi berkembang,” ungkap Hasidi dengan tegas.

Hasidi menegaskan bahwa media massa lokal tidak hanya berfungsi sebagai saluran komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta mendiskusikan berbagai isu yang terjadi di sekitar mereka. Tanpa adanya dukungan yang tepat dari pemerintah, media lokal akan kesulitan dalam bertahan dan menjalankan perannya secara maksimal. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kelangsungan media lokal, khususnya di Cilegon, yang memiliki tantangan dan kebutuhan informasi yang khas.

Lebih jauh lagi, Hasidi mengingatkan bahwa dukungan pemerintah terhadap media massa lokal sangat penting untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Di dalam ekosistem ini, keberagaman informasi dapat terjaga, dan masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan publik. Media lokal menjadi mitra strategis yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Oleh karena itu, perhatian dari pemerintahan yang baru yang dipimpin oleh pasangan Robinsar – Fajar menjadi harapan besar bagi kelangsungan media lokal di Cilegon.

“Media lokal itu adalah ujung tombak dalam penyebaran informasi yang akurat, objektif, dan berimbang. Tanpa adanya perhatian dan kolaborasi antara pemerintah dan media lokal, ekosistem informasi yang sehat akan sulit terwujud,” tambah Hasidi. Menurutnya, tanpa perhatian yang memadai, media lokal akan terhambat dalam menjalankan perannya sebagai penjaga transparansi, yang pada akhirnya akan berdampak buruk pada kualitas informasi yang diterima oleh masyarakat.

Hasidi juga menyampaikan bahwa kolaborasi yang harmonis antara pemerintah dan media massa lokal adalah kunci untuk menciptakan manfaat besar bagi masyarakat. “Pemerintah dan media lokal harus bekerja bersama-sama untuk membangun citra positif daerah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan. Pemerintah harus melihat media lokal sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan tepat waktu,” kata Hasidi, menutup diskusinya dengan harapan besar terhadap pemerintahan yang baru.

Harapan ini bukanlah tanpa dasar. Media massa lokal memainkan peran yang tak ternilai dalam menyuarakan suara rakyat dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan pemerintah. Oleh karena itu, perhatian dan dukungan dari pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan media lokal dapat berfungsi secara optimal, berkembang, dan berkelanjutan.

Sebagai penutup, Hasidi berharap agar pemerintahan Robinsar – Fajar segera memberikan perhatian lebih kepada media lokal, karena dengan adanya kolaborasi yang baik antara kedua pihak, informasi yang akurat, berimbang, dan tepat waktu dapat disampaikan kepada masyarakat Cilegon. Dalam jangka panjang, hal ini akan memperkuat ekosistem informasi yang sehat, meningkatkan partisipasi publik dalam kebijakan pemerintah, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas di semua tingkat pemerintahan. “Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, media lokal akan terus berperan sebagai pilar penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Cilegon,” pungkas Hasidi.[Di2n Bk/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x