x

10 Tahun JokowiI: Kementerian PUPR Tuntaskan Infrastruktur Untuk Daya Saing Ekonomi

waktu baca 2 menit
Kamis, 3 Okt 2024 21:43 0 304 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) |  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk membangun infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan. Dalam periode 2014-2024, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Kementerian PUPR berhasil menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa infrastruktur memiliki dua peran penting: sebagai sarana produksi dan penunjang pertumbuhan ekonomi, serta pemenuhan layanan dasar. “Infrastruktur dasar adalah modal penting untuk mendukung perekonomian,” ujar Menteri Basuki.

Di sektor sumber daya air, Kementerian PUPR telah menyelesaikan 53 dari 61 bendungan yang direncanakan, termasuk Bendungan Sepaku Semoi dan Bendungan Ameroro. “Pembangunan bendungan harus diikuti dengan jaringan irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan petani,” tambahnya.

Antara 2014-2024, Kementerian PUPR membangun 1.228.440 hektar jaringan irigasi dan merehabilitasi 4.647.547 hektar. Selain itu, 1.371 embung dan 2.154 km pengendali banjir juga telah diselesaikan.

Dalam bidang konektivitas, Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol telah menyelesaikan 2.432 km jalan tol, termasuk Jalan Tol Stabat – Tanjung Pura yang baru saja diresmikan. “Jalan tol yang terhubung dengan kawasan produktif akan menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing,” imbuhnya.

Menteri Basuki juga menyebutkan penyelesaian 5.999 km jalan baru dan 125.904 m jembatan, termasuk Flyover Djuanda di Sidoarjo.

Di bidang permukiman, Kementerian PUPR telah meningkatkan akses air minum layak mencapai 93% dan sanitasi layak mencapai 82%. Pada Rabu (2/10), Presiden Jokowi meresmikan tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di berbagai daerah.

Di sektor perumahan, Kementerian PUPR telah membangun 10,2 juta unit rumah, termasuk melalui Program Sejuta Rumah dan Rumah Swadaya. Salah satu rusun yang baru diresmikan adalah Rusun Universitas Muhammadiyah Sorong, yang mampu menampung 168 mahasiswa.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, Kementerian PUPR berupaya untuk terus meningkatkan infrastruktur demi kemajuan perekonomian Indonesia.[FAR/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x