x

Di NTT, 27 Inpres Jalan Daerah Diresmikan Presiden Jokowi

waktu baca 2 menit
Selasa, 1 Okt 2024 21:53 0 187 Redaksi

DelikAsia.com, (Kupang) | Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo meresmikan 27 Ruas Inpres Jalan Daerah (IJD) TA 2023 pada Selasa (1/10/2024). Acara peresmian dilaksanakan di ruas jalan Kelurahan Naioni, Kota Kupang, dan dihadiri oleh PJ Gubernur NTT Andriko Noto Susanto serta tokoh masyarakat Fary Djemi Francis.

Presiden Jokowi menekankan pentingnya infrastruktur jalan untuk mendukung mobilitas barang dan orang serta mempercepat pengiriman logistik. “Kami telah membangun dan memperbaiki 27 ruas jalan sepanjang 217,9 km dengan anggaran Rp737 miliar untuk tahun 2023,” ungkapnya.

Ia berharap kualitas jalan di NTT akan terus meningkat. “Dengan anggaran ini, kami ingin memastikan jalan-jalan di NTT mulus dan bebas lubang, sehingga masyarakat dapat menikmatinya,” harap Presiden.

Staf Ahli Menteri PUPR, Endra S. Atmawidjaja, yang mewakili Menteri PUPR, menjelaskan bahwa total anggaran nasional untuk IJD TA 2023 mencapai Rp14,6 triliun, mencakup total panjang jalan 3.300 km di 34 provinsi. “IJD menghubungkan pusat-pusat produksi dengan pelabuhan, bandara, dan pasar, sehingga kawasan produktif dapat terhubung dengan infrastruktur yang lebih baik,” jelasnya.

Staf Ahli Menteri PUPR, Endra S. Atmawidjaja, yang mewakili Menteri PUPR

Endra menambahkan bahwa alokasi IJD di NTT termasuk dalam lima besar di Indonesia, yang mencerminkan perhatian Presiden Jokowi terhadap wilayah tersebut, bersama dengan pembangunan enam bendungan dan infrastruktur lainnya.

Proyek ini mencakup 20 kabupaten/kota di NTT. Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II, Ditjen Bina Marga, Rien Marlia, menyatakan bahwa proyek ini akan dihibahkan kepada pemerintah daerah, dengan pemeliharaan hingga Desember 2024. “Setelah itu, diharapkan pemerintah daerah dapat memelihara ruas jalan ini,” harapnya.

Kepala BPJN NTT, Agustinus Junianto, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelum IJD sangat buruk dan menghambat aktivitas masyarakat. “Setelah pembangunan IJD, akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, dan jalan ini telah dimanfaatkan untuk berbagai event, termasuk Moto Cross,” tutupnya.[S4F4R/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x