x

PN Kupang NTT Sukses Gelar Ibadah Nasional KRISMA RI

waktu baca 3 menit
Sabtu, 23 Mei 2026 01:02 0 9 Redaksi

Kupang, (Delik Asia) | Ibadah Nasional Keluarga Kristiani Mahkamah Agung Republik Indonesia (KRISMA-RI) beserta jajaran di bawahnya pada Kamis (21/5) kemarin. Ibadah dilaksanakan secara daring dan yang diikuti oleh hampir seluruh satker. Sedangkan di PN Kupang sendiri selain hakim dan pegawai aktif hadir pula para pensiunan dan para Ibu Dharma Yukti Karini.

Pengadilan Negeri (PN) Kupang berkesempatan untuk menjadi host Ibadah Nasional KRISMA yang dipandu oleh Dian Ekawati Septory danEdgart Marpaul Boelan bertugas sebagai MC. PN Kupang menampilkan nuansa pakaian adat/tenun dari berbagai daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) antara lain pakaian adat Sabu, Sumba, Alor, Rote, Amarasi dan lain sebagainya.

Hal ini dikarenakan pada bulan Mei merupakan Bulan Budaya di wilayah NTT di mana Gereja menghimbau agar budaya setempat baik pakaian adat maupun tarian adat tetap dilestarikan sehingga generasi-generasi muda tidak kehilangan akar budayanya.

Minggu- minggu dalam bulan Mei ini merupakan masa setelah Paskah sehingga kami mengambil Tema Ibadah dalam Ibadah Nasional yaitu “Tinggal di dalam Yesus” , yang diambil dari Kitab Yohanes 15 :1-8. Firman dilayani oleh Pdt. Yandi Manobe, S.Th dari Sinode GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor).

“Umat Kristiani tidak hanya cukup dengan mengenal Yesus tetapi juga harus tinggal di dalam firmanNya, melekat dan menghasilkan buah. Salah satu contoh berbuah adalah ketika kita mampu berintegritas dalam pekerjaan dan pelayanan,” ujar Yandi Manobe.

Selesai Ibadah acara ditutup dengan dua sambutan, sambutan yang pertama dari Ketua KRISMA PN Kupang dan sambutan kedua dari Ketua Umum KRISMA Mahkamah Agung. Sambutan pertama oleh Ketua Krisma PN Kupang, Sisera S.N. Nenohayfeto.

“Kami ucapkan terima kasih yang terdalam kepada Yang Mulia Pembina KRISMA Mahkamah Agung yang telah mempercayakan dan memberi kesempatan kepada PN Kupang untuk menjadi host dalam Ibadah Nasional di bulan Mei ini. Pada awalnya pengurus KRISMA PN Kupang merasa tidak yakin mampu mengemban tugas yang diberikan karena jaringan internet di Kupang sering mengalami kendala mengingat kami berada jauh diujung Tenggara Timur Indonesia tetapi berkat kerjasama dari seluruh pihak dan campur tangan Tuhan akhirnya Ibadah Nasional dapat berjalan dengan lancer,” ucapnya.

Sedangkan sambutan kedua dari Ketua Krisma MA, Hakim Agung Dr Yohanes Priyana.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah ditugaskan kepada PN Kupang sebagai host sehingga acara Ibadah Nasional kali ini dapat berjalan dengan lancar dan diikuti oleh hampir semua satker,” kata Dr Yohanes.

Ia juga menyampaikan khotbah yang disampaikan oleh Pendeta sangat menguatkan kembali bahwa semua harus berbuah salah satunya dengan sikap berintegritas dalam pekerjaan.

“Sehingga Badan Peradilan mampu memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” pungkas Dr Yohanes.(*/Red)

 

Sumber: Dandapala Contributor
Jumat, 22 Mei 2026

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x