x

Seleksi Administrasi Paskibraka 2026 Dimulai, 198 Peserta Ikut Mendaftar

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2026 18:07 0 94 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Tahapan awal seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 resmi dimulai melalui proses seleksi administrasi yang digelar di Aula Kominfo pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi seluruh peserta yang ingin mengikuti seleksi.

Kabid Kesbangpol, Faisal Amin, menyampaikan bahwa pada tahap ini panitia melakukan verifikasi pemberkasan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPIP pusat.

“Hari ini merupakan tahapan awal seleksi Paskibraka tahun 2026, yaitu seleksi administrasi. Pada tahap ini kami melakukan verifikasi pemberkasan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Dalam proses ini, panitia memeriksa sejumlah dokumen administrasi peserta, di antaranya Kartu Keluarga (KK), rapor kelas 10 semester 1, surat izin orang tua, serta surat keterangan dari sekolah.

Selain kelengkapan berkas, syarat usia juga menjadi ketentuan mutlak. Peserta wajib berasal dari kelas 10, sehingga peserta dari luar ketentuan tersebut dipastikan gugur secara administrasi.

“Jika tidak sesuai, seperti dari kelas 11, maka akan langsung digugurkan karena itu merupakan persyaratan mutlak,” tegasnya.

Dalam dua tahun terakhir, proses seleksi Paskibraka telah menggunakan sistem berbasis aplikasi sesuai ketentuan BPIP. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran hingga penilaian dilakukan secara digital dan transparan.

Tercatat sebanyak 198 peserta dari perwakilan sekolah telah mendaftar melalui aplikasi. Selain verifikasi sistem, panitia juga melakukan pengecekan langsung serta wawancara guna memastikan keabsahan dokumen.

“Peserta yang tidak lolos pada tahap ini umumnya karena tidak memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Setelah tahap administrasi selesai, hasil seleksi akan diumumkan dan peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, seperti Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), parade, MAPTA, hingga tes kesehatan.

Proses pendaftaran sendiri telah dibuka sejak 12 Maret dan disosialisasikan ke sekolah-sekolah, dengan melibatkan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) sebagai pendamping dan pembina siswa.

Faisal menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional serta terbuka.

“Kami memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta. Namun apabila tidak memenuhi syarat administrasi, maka akan otomatis gugur sesuai sistem,” katanya.

Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada tanggal 6. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Sementara itu, jumlah anggota Paskibraka tahun ini mengalami pengurangan dari sebelumnya 54 orang menjadi 27 orang karena keterbatasan anggaran.

“Meski anggaran terbatas, ini merupakan tugas negara dan tugas bangsa. Kami tetap berupaya menjalankan seleksi dan pembinaan sebaik mungkin,” tutup Faisal.(*/FBY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x