
Cilegon, (Delik Asia) | Peran Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) kembali terlihat dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Di Terminal Merak, para anggota ORARI tampak aktif membantu pemudik dengan memberikan informasi dan layanan komunikasi.

Anggota sekaligus pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia Daerah Banten Lokal Cilegon, Muhammad Adim, mengatakan awalnya ORARI berfokus pada pengembangan dan pengujian perangkat radio komunikasi.
“Fungsi awalnya memang lebih ke teknis, seperti mengetes dan menguji perangkat radio. Tapi sekarang perannya semakin berkembang,” kata Adim saat ditemui di Terminal Merak, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, kemampuan anggota ORARI di bidang komunikasi membuat organisasi ini kerap dilibatkan pemerintah, terutama saat momen penting seperti Idul Fitri dan libur Tahun Baru.

Dalam periode tersebut, ORARI membantu menyampaikan informasi akurat terkait kondisi lalu lintas, baik jalur darat maupun penyeberangan laut, termasuk kondisi cuaca.
“Karena kami punya keahlian komunikasi, kami diminta membantu menyampaikan informasi lalu lintas, baik laut maupun darat, juga cuaca,” ujarnya.
Tak hanya saat arus mudik, ORARI juga berperan penting dalam kondisi darurat seperti bencana. Ia menyebut, saat infrastruktur komunikasi modern terganggu, radio komunikasi masih dapat diandalkan.
“Kalau bencana, alat komunikasi canggih belum tentu bisa dipakai. Tapi radio kami tetap bisa digunakan untuk menyampaikan informasi,” jelasnya.
Seluruh kegiatan yang dilakukan anggota ORARI, lanjut Adim, bersifat sukarela tanpa imbalan. Mereka bahkan menggunakan peralatan pribadi untuk mendukung operasional di lapangan.
“Kami ini tanpa gaji, tanpa pamrih. Alat kami beli sendiri, iuran juga mandiri. Tapi kami senang karena ini hobi sekaligus bentuk kontribusi ke masyarakat,” katanya.
Selain menyampaikan informasi, anggota ORARI juga membantu langsung pemudik, seperti memberikan arahan jalur hingga membantu penumpang yang membawa barang.
“Banyak pemudik yang datang bertanya arah, kami bantu. Bahkan ada yang lansia, kami bantu sampai ke kapal,” tutupnya.(*/FBI)

Tidak ada komentar