x

Menguji Nasib di Tengah Gelombang: Nelayan Jatuh di Laut Lontar, SAR Lakukan Penyisiran

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Jan 2026 17:03 0 36 Redaksi

Serang, (Delik Asia) | Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menerima laporan kecelakaan kapal berupa seorang nelayan yang jatuh ke laut di Perairan Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Jumat (16/1/2026). Hingga Jumat siang, korban dilaporkan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Informasi awal kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada pukul 10.50 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh BPBD melalui sambungan telepon Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops). Lokasi kejadian berada di Perairan Lontar dengan titik koordinat 106°18’20.21” Bujur Timur dan 05°57’32.23” Lintang Selatan, atau sekitar 24,46 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diketahui bernama Andi (30), warga Kampung Baru RT 016/004, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

“Korban saat itu sedang melaut bersama satu orang rekannya menggunakan kapal nelayan. Keduanya tengah melakukan aktivitas penarikan jaring di tengah laut. Namun pada saat proses tersebut berlangsung, korban terjatuh ke laut dan hingga laporan diterima, belum berhasil ditemukan,” ujar Rizky dalam keterangannya.

Menindaklanjuti laporan kecelakaan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten segera mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Tim SAR yang dikerahkan dilengkapi dengan peralatan pencarian laut guna mempercepat proses evakuasi korban.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan berawan dengan visibilitas yang masih memungkinkan untuk dilakukan pencarian. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari unsur Basarnas, BPBD, nelayan setempat, serta pihak terkait lainnya.

“Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik jatuh korban, dengan mempertimbangkan arus laut dan kondisi perairan setempat. Koordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan terus dilakukan agar proses pencarian dapat berjalan optimal,” kata Rizky.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap korban masih terus berlangsung. Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar Perairan Lontar, untuk tetap waspada terhadap kondisi keselamatan saat melaut serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten memastikan akan terus melakukan upaya maksimal dalam operasi pencarian ini hingga korban ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR.(*/Feby)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x