x

KM Kelimutu Lakukan Evakuasi di Laut Jawa, Delapan Awak TB Equator 10 Berhasil Diselamatkan

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Jan 2026 19:14 0 70 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) |  KM Kelimutu, salah satu kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero), berhasil mengevakuasi delapan awak kapal Tugboat (TB) Equator 10 pada Sabtu malam (17/1).

Proses evakuasi dilakukan saat KM Kelimutu tengah menjalani pelayaran reguler dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Batulicin

Peristiwa tersebut bermula ketika pada pukul 18.45 WITA, KM Kelimutu menerima panggilan darurat melalui Radio VHF Channel 16. Dalam laporan tersebut, TB Equator 10 menyampaikan adanya kebocoran di ruang mesin yang berpotensi membahayakan keselamatan awak kapal

Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, Nakhoda KM Kelimutu, Capt. Meiardi Baruna Negara, segera mengambil langkah cepat dengan memerintahkan olah gerak kapal untuk mendekati posisi TB Equator 10.

Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh tim darurat KM Kelimutu yang dipimpin langsung oleh Mualim I. Seluruh awak kapal terlibat secara terkoordinasi, mulai dari departemen dek, mesin, hingga bagian pendukung lainnya, guna memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan lancar.

Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh kru, delapan awak TB Equator 10 berhasil dievakuasi dengan selamat

Nakhoda KM Kelimutu Capt. Meiardi Baruna Negara menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama tim yang solid.

“Alhamdulillah, delapan awak berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa hambatan pada pukul 21.42 WITA. Keselamatan jiwa manusia selalu menjadi prioritas utama kami di laut,” ujar Capt. Meiardi.

Setelah evakuasi selesai, KM Kelimutu melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Batulicin. Saat ini awak TB Equator 10 telah dijemput oleh agen dan pihak KSOP pada saat kapal sandar di Pelabuhan Batulicin

Kepala Cabang PELNI Batulicin Anita Lestari menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalisme awak KM Kelimutu.

“Akibat proses evakuasi tersebut, kedatangan kapal di Batulicin tertunda dari jadwal yang seharusnya pukul 10.00 WITA menjadi pukul 10.50 WITA. Kemudian kapal yang seharusnya berangkat pukul 11.00 WITA tertunda 1 jam menjadi pukul 12.00 WITA. Kami sudah memberi penjelasan kepada para penumpang atas keterlambatan tersebut dan alhamdulillah mereka mengerti,” terang Anita

Dalam setiap situasi, termasuk keadaan darurat di laut, keselamatan jiwa manusia selalu menjadi prioritas utama PELNI.

Melalui kesiapsiagaan armada serta pelatihan rutin awak kapal, PELNI berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Sebagai informasi, KM Kelimutu adalah salah satu kapal penumpang milik PELNI dengan kapasitas 1.000 pax, yang melayani rute Tg. Priok – Tg. Pandan – Pontianak – Semarang – Kumai – Surabaya – Batulicin.(*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x