
Lebak, Banten, (Delik Asia) | Upaya pencarian terhadap korban yang terseret arus di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, memasuki hari ketujuh pada Senin (30/3/2026). Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Dendi Darmawan (22), warga Kampung Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berada di lokasi wisata tersebut.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa pencarian pada hari ketujuh diawali dengan pelaksanaan briefing pada pukul 07.00 WIB. Tim kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama melakukan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan dengan cakupan area sekitar 17 nautical mile persegi. Sementara tim kedua melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai serta berkoordinasi dengan warga dan pengelola setempat.
Sekitar pukul 12.40 WIB, tim menerima informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta mengenai penemuan sesosok jenazah di perairan Sangrawayang, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Lokasi penemuan tersebut berjarak kurang lebih 16 nautical mile dari titik awal kejadian.

Menindaklanjuti laporan itu, koordinasi segera dilakukan antara Kantor SAR Banten dan Kantor SAR Jakarta untuk proses pengecekan dan evakuasi. Pada pukul 13.50 WIB, tim berhasil mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD Pelabuhan Ratu untuk dilakukan pemeriksaan serta proses identifikasi oleh keluarga.
Hasil identifikasi yang dilakukan pada pukul 15.50 WIB memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Dendi Darmawan. Kepastian diperoleh melalui pencocokan ciri-ciri khusus yang dikenali keluarga, termasuk aksesoris yang dikenakan korban.
Selanjutnya, pada pukul 16.30 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans dari Kecamatan Bayah.
Setelah proses tersebut, tim SAR gabungan melaksanakan evaluasi akhir operasi. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Unit Siaga SAR Lebak, Pos SAR Sukabumi, TNI AL Bayah, Koramil Bayah, Polairud, BPBD, Damkar, Tagana, Balawista, relawan, hingga nelayan setempat. Pencarian juga didukung berbagai peralatan seperti perahu karet, kapal nelayan, ambulans, serta perlengkapan SAR air dan komunikasi.
Selama pelaksanaan hari ketujuh, kondisi cuaca dilaporkan cukup mendukung dengan langit berawan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah berpartisipasi dalam operasi ini hingga selesai.(*/FBi)

Tidak ada komentar