x

Gubernur NTT: KUR Bukan Sekadar Kredit, Tapi Penopang Ekonomi Daerah

waktu baca 2 menit
Minggu, 29 Mar 2026 02:09 0 60 Redaksi

Kupang, (Delik Asia) | Emanuel Melkiades Laka Lena tancap gas mendorong percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil untuk menjawab lonjakan kebutuhan modal di kalangan pelaku UMKM.

Dorongan itu disampaikan Melki saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran perbankan di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (27/3/2026). Sejumlah pimpinan bank Himbara dan Bank NTT hadir dalam pertemuan tersebut.

“Permintaan KUR dari masyarakat tinggi. Ini sinyal kuat bahwa kebutuhan permodalan makin besar dan harus segera direspons,” tegas Melki.

Menurutnya, KUR menjadi instrumen penting untuk menggerakkan sektor riil, khususnya UMKM dan industri kecil menengah. Dengan akses pembiayaan yang lebih luas, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan produktivitas.

Melki juga melihat tren positif dari pelaku usaha lokal, terutama di sektor pengolahan, pertanian, hingga peternakan. Ia menilai, dorongan pembiayaan harus diakselerasi agar peluang pertumbuhan tersebut tidak terhambat.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Melki menegaskan peran UMKM semakin krusial sebagai penopang ekonomi daerah.

“Dalam situasi global yang belum stabil, UMKM jadi tulang punggung. KUR harus kita dorong untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan percepatan penyaluran KUR tetap harus mengedepankan prinsip kehati-hatian perbankan. Pemerintah daerah dan bank diminta berjalan seirama tanpa mengabaikan risiko kredit.

“Kita ingin percepatan, tapi tetap prudent. Jangan sampai muncul kredit macet yang justru membebani perbankan,” tegasnya.

Selain itu, Melki menyoroti masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait skema KUR. Ia mendorong peningkatan sosialisasi agar akses pembiayaan ini bisa dimanfaatkan lebih luas.

“Banyak yang butuh, tapi belum paham cara aksesnya. Ini tugas bersama pemerintah dan perbankan,” katanya.

Rapat ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Yusuf Lery Rupidara, Linus Lusi, Selvi Nange, serta Benhard Menoh.

Pemprov NTT berharap sinergi dengan perbankan mampu mempercepat penyaluran KUR secara tepat sasaran, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x