x

Lindungi Perempuan Indonesia, Pemerintah Sediakan 500 Vaksin HPV Gratis

waktu baca 3 menit
Minggu, 28 Des 2025 11:58 0 27 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) |  Dalam rangka memperingati Hari Ibu sekaligus mendukung agenda perlindungan kesehatan perempuan menuju 500 Tahun Kota Jakarta, gerakan Selamatkan Perempuan Indonesia (SPRIN) bersama PP POGI serta para pemangku kepentingan menyelenggarakan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi 500 perempuan di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (23/12).

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Oktavianus menegaskan bahwa infeksi HPV merupakan penyebab utama kanker leher rahim, salah satu jenis kanker dengan tingkat kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.

“Kanker leher rahim sangat berbahaya dan angka kematiannya masih tinggi. Dengan vaksinasi HPV yang lengkap, efektivitas pencegahan bisa mencapai lebih dari 90 persen,” ujar Benjamin.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai program nasional vaksinasi HPV gratis bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 sekolah dasar yang telah berjalan sejak 2023.

“Ini program nasional dan gratis. Tolong para ibu mengingatkan tetangga dan keluarga, karena ini merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak perempuan kita,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa kanker serviks masih menjadi persoalan kesehatan publik yang membutuhkan upaya pencegahan berkelanjutan dan kolaboratif.

“Setiap 25 menit, satu perempuan Indonesia meninggal akibat kanker serviks. Fakta ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan tidak bisa ditunda,” kata Pramono.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui penyediaan layanan cek kesehatan gratis di fasilitas kesehatan, pelaksanaan vaksinasi HPV bagi siswa kelas 5 dan 6 SD, serta layanan kesehatan terintegrasi melalui Pasukan Putih untuk menjangkau kelompok rentan.

“Pencegahan penyakit merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan perempuan, keluarga, dan generasi penerus bangsa. Karena itu, kegiatan vaksinasi HPV gratis hari ini sangat penting dan perlu terus dilanjutkan,” ujarnya.

Ketua Umum PP POGI Budi Wiweko menekankan bahwa kematian akibat kanker serviks pada dasarnya dapat dicegah melalui pendekatan komprehensif, mulai dari vaksinasi hingga deteksi dini.

“Hampir 90 persen kanker serviks sebenarnya dapat dicegah. Karena itu, vaksinasi bagi 500 perempuan hari ini merupakan langkah strategis dalam melindungi kesehatan perempuan Indonesia,” jelas Budi.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terbangun melalui gerakan SPRIN.

“Belajar dari pandemi COVID-19, persoalan besar hanya bisa diselesaikan melalui kerja bersama. Menyelamatkan perempuan berarti menyelamatkan bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan vaksinasi HPV gratis ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan kanker serviks. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional menjelang peringatan 500 Tahun Kota Jakarta.

Diharapkan, langkah ini dapat menginspirasi perluasan program serupa di berbagai daerah demi mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat, berdaya, dan bermartabat.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 0812-8156-2620, atau email kontak@kemkes.go.id.[*/Feby/Red]

Sumber: Birkom Kemenkes

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x