x

Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Okt 2026 21:45 0 24 Redaksi

Sikka, (Delik Asia) | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya terus memperkuat penanganan kekeringan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan dilakukan melalui penyediaan sarana air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi perhatian Kementerian PU, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air akibat musim kemarau.

“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Dody.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) NTT, Kementerian PU telah memobilisasi 1 unit Mobil Tangki Air (MTA) berkapasitas 4.000 liter untuk mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat. Pelayanan selanjutnya dikoordinasikan oleh pihak Kecamatan Palue dengan menjangkau enam desa, yaitu Desa Nitunglea, Rokirole, Tuanggeo, Ladolaka, Maluriwu, dan Reruwairere.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, BPBPK NTT juga mengirimkan 24 unit Hidran Umum (HU) berkapasitas masing-masing 2.300 liter. HU tersebut akan ditempatkan di masing-masing dusun untuk mendekatkan titik pelayanan air bersih kepada masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan air di tengah keterbatasan sumber air.

Saat ini, bantuan HU dalam proses perjalanan menuju ke Pulau Palue untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah dusun sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Penanganan kekeringan di Pulau Palue dilakukan melalui sinergi antara Kementerian PU dan Pemerintah Kabupaten Sikka, termasuk pemerintah kecamatan serta unsur terkait lainnya. Koordinasi dilakukan untuk memastikan dukungan sarana dan pelayanan air bersih dapat diberikan secara tepat sasaran dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Kementerian PU akan terus memantau kondisi serta kebutuhan masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan pelayanan air bersih di Pulau Palue.(*/SAFAR/RED)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x