x

Wujudkan Maritim Bersih Narkoba, 100 Personel KSOP Banten Dinyatakan Bebas Narkotika

waktu baca 3 menit
Jumat, 21 Agu 2026 13:19 0 27 Redaksi

Banten, (Delik Asia) | Komitmen total dalam menjaga integritas dan keselamatan pelayaran nasional kembali dibuktikan oleh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Melalui sinergi strategis, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) menggelar aksi penegakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Kamis (20/8/2026).

Hasilnya, 100 persen personel yang diuji dinyatakan bersih dari narkoba.Langkah preventif ini menegaskan bahwa aspek keselamatan transportasi laut tidak hanya bertumpu pada kelaikan armada, melainkan juga pada kualitas dan integritas mutlak para aparaturnya.

Zero Tolerance: Pilar Utama Keselamatan Pelayaran

Kepala BKKP, Wisnu, menegaskan bahwa skrinning P4GN ini bukan sekadar agenda rutin medis, melainkan instrumen krusial dalam memitigasi risiko kerja dan membangun budaya disiplin tingkat tinggi.

“Alhamdulillah, seluruh dari 100 pegawai KSOP Banten yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika. Ini adalah capaian krusial. Sektor transportasi laut menuntut kesiapan fisik dan mental yang paripurna karena berdampak langsung pada keselamatan publik di laut,” ujar Wisnu.

Wisnu menambahkan, BKKP hadir mengusung paradigma preventif yang aktif. Kehadiran tim medis langsung di lapangan (onsite) bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kesehatan personel adalah pilar utama keselamatan transportasi.

Tak hanya pemberantasan narkoba, BKKP juga menggelar Medical Check-Up gratis berupa deteksi dini risiko penyakit tidak menular (kolesterol, asam urat, dan gula darah) bagi personel penunjang guna memastikan produktivitas kerja tetap berada di level optimal.

Komitmen Tegak Lurus Terhadap Pelayanan Publik

Kepala KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, mengapresiasi penuh standardisasi ketat yang diterapkan oleh BKKP. Menurutnya, lingkungan kerja yang steril dari narkotika adalah fondasi mutlak untuk melahirkan pelayanan publik yang kredibel dan profesional.“Kami menyambut baik dan mendukung penuh ketegasan ini. Hasil negatif ini wajib dipertahankan. Bebas narkoba bukan lagi pilihan, melainkan standar wajib bagi setiap aparatur demi menjaga integritas, profesionalisme, serta kesiapan penuh dalam mengawal keselamatan pelayaran,” tegas Yogie.

Yogie juga berharap kolaborasi strategis ini dapat berjalan secara berkesinambungan demi mewujudkan ekosistem maritim yang sehat, tangguh, dan tepercaya.Akselerasi Program P4GN NasionalAksi nyata di KSOP Kelas I Banten ini merupakan bagian dari ekspansi masif program P4GN yang diinisiasi oleh BKKP di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Sebelumnya, kegiatan serupa sukses dilaksanakan di KSOP Kelas II Gresik.Melalui model layanan jeput bola (onsite service), BKKP berkomitmen memperluas cakupan deteksi dini di berbagai simpul transportasi laut nasional.

Langkah progresif ini diharapkan mampu mengukuhkan ekosistem transportasi laut Indonesia yang tidak hanya modern secara infrastruktur, tetapi juga unggul dan berintegritas dari sisi Sumber Daya Manusia.(*/RED)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x