x

Sinergi TNI-Polri Hadirkan Kepedulian, Dandim dan Wakapolres Takziyah ke Rumah Duka Almarhumah Ruihah

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 04:05 0 17 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Peristiwa yang menimpa Almarhumah Ruihah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Almarhumah diketahui menjadi korban dalam insiden kebocoran regulator tabung LPG yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Ledakan yang dipicu kebocoran tersebut mengakibatkan luka bakar serius pada bagian wajah, tangan, dan kaki.

Selama beberapa hari, Almarhumah Ruihah berjuang melawan rasa sakit melalui perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina.

Namun takdir berkata lain. Setelah menunjukkan ketegaran luar biasa dalam menghadapi cobaan tersebut, almarhumah mengembuskan napas terakhir pada Minggu (7/6/2026) pukul 08.00 WIB, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengenalnya.
Dalam suasana penuh keharuan, jajaran TNI dan Polri hadir memberikan penghormatan sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Turut hadir dalam kegiatan takziyah tersebut Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.IP., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Warnasari Aipda Mere Erlansyah. Kehadiran mereka menjadi representasi nyata kepedulian negara terhadap warganya, khususnya saat menghadapi musibah dan kehilangan yang begitu berat.

Setibanya di rumah duka, Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun, S.I.K., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhumah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk empati dan kepedulian institusi Polri terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

“Atas nama keluarga besar Polres Cilegon, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhumah Ruihah.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Kompol M. Ridzky Salatun.

Jenazah Almarhumah Ruihah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lingkungan Kramat Jati, Kelurahan Warnasari, dengan diiringi doa, isak haru, dan penghormatan dari keluarga, kerabat, serta warga yang hadir untuk mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya.

Kehadiran jajaran TNI-Polri di rumah duka bukan sekadar bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah, melainkan juga cerminan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kedekatan aparat dengan masyarakat.

Di tengah suasana kehilangan yang mendalam, dukungan moral yang diberikan diharapkan menjadi penguat bagi keluarga untuk menjalani hari-hari ke depan dengan ketabahan, keikhlasan, dan harapan yang tetap terjaga.(*/FBY/RED)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x