x

Pecah Rekor! Padi Ultra Genjah PS-08 Sukses Panen Perdana di Tegalrejo Lampung Tengah

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 13:04 0 129 Redaksi
Lampung Tengah, (Delik Asia) | Uji coba penanaman varietas padi unggul baru kategori ultra genjah, jenis PS-08, mencetak kesuksesan besar untuk pertama kalinya di Kabupaten Lampung Tengah. Keberhasilan perdana di atas lahan komoditas pangan ini dicatatkan oleh Margiyanto (Pak Yanto), seorang petani tangguh asal Lingkungan Tegalrejo, Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (07/08/2026).
Pak Yanto mengaku sangat puas dengan hasil panen benih baru tersebut. Varietas PS-08 terbukti sangat adaptif terhadap karakteristik tanah setempat dan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya secara maksimal. Atas keberhasilan panen pada Musim Tanam (MT.2) Gadu ini, ia menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pertanian.
Secara khusus, Pak Yanto menghaturkan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas komitmen kuatnya dalam mendukung penuh inovasi pertanian demi kesejahteraan petani. Selanjutnya, ia juga mengapresiasi Menteri Pertanian RI, Bapak Andi Amran Sulaiman, yang telah melakukan langkah nyata di lapangan dalam mempermudah akses dan ketersediaan pupuk bagi para petani di daerah.
“Padi PS-08 ini mantap! Baru kali ini ada di Lampung Tengah dan pertama kalinya saya menanam, hasilnya sangat memuaskan. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dan juga kepada Bapak Menteri Pertanian, Bapak Amran Sulaiman, yang telah mempermudah petani mendapatkan pupuk. Padi PS-08, luar biasa mantap,” ujar Pak Yanto dengan penuh semangat saat ditemui di area persawahannya.
Sebagai informasi, varietas padi PS-08 merupakan salah satu terobosan benih unggul masa depan berumur pendek (ultra genjah). Varietas ini hanya membutuhkan waktu sekitar 75 hingga 80 hari setelah tanam (HST) hingga siap dipanen. Selain efisien dari segi waktu dan biaya operasional, varietas ini dikenal tangguh menghadapi cuaca ekstrem serta memiliki struktur batang kaku yang sangat kuat, sehingga meminimalkan risiko rebah sebelum masa panen tiba.
Keberhasilan penanaman perdana di Kecamatan Trimurjo ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat sekaligus percontohan bagi kelompok tani lain di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi Swasembada Pangan Nasional secara merata.
Investigasi dan Warta:
Suherman Martha

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x