x

Jaksa Agung Terima Kunjungan Menteri BUMN, Bahas Pengelolaan Aset PT Duta Palma Group

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Feb 2025 18:39 0 290 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) |  Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin, menerima kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Selasa, 18 Februari 2025, di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut hasil sitaan Kejaksaan terhadap lahan milik PT Duta Palma Group yang memiliki luas sekitar 200.000 hektar.

Dalam keterangan resmi, Jaksa Agung Burhanuddin menegaskan bahwa Tim Jaksa Penyidik akan berupaya agar aset yang disita dapat dititipkan dan dikelola oleh Kementerian BUMN. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa aset tersebut terjaga kualitas dan nilainya, serta dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengalami penurunan.

“Harapannya, aset yang berhubungan dengan PT Duta Palma dapat terus memberikan kontribusi positif bagi negara, terutama bagi masyarakat sekitar dan tenaga kerja yang menggantungkan mata pencaharian di PT Duta Palma Group,” ujar Burhanuddin.

Sementara itu, Menteri Erick Thohir menyampaikan bahwa Kementerian BUMN terus menjaga koordinasi dengan Kejaksaan terkait kebijakan-kebijakan yang telah berjalan dengan baik. Salah satu contohnya adalah penanganan perkara PT Garuda Indonesia, yang difokuskan pada proses pemulihan aset perusahaan.

“Sesuai dengan visi Pemerintah dan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemberantasan tindak pidana korupsi harus ditegakkan, namun aset yang bermanfaat bagi negara dan masyarakat harus tetap dilindungi,” ujar Erick.

Jaksa Agung juga menambahkan bahwa penitipan aset lahan PT Duta Palma Group kepada Kementerian BUMN dilakukan karena perkara tersebut masih berjalan dan belum mencapai putusan final. Oleh karena itu, pengelolaan aset perlu diserahkan kepada Kementerian BUMN yang memiliki kapasitas untuk mengelola aset negara sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembannya.

Pertemuan yang berlangsung penuh koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Kepala Pusat Penerangan Hukum, Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung, serta Asisten Umum dan Asisten Khusus Jaksa Agung.

Dengan langkah ini, diharapkan pengelolaan aset PT Duta Palma Group akan berjalan efektif, memastikan keberlanjutan keuntungan bagi negara dan masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan pengelolaan aset negara yang lebih baik.[Safar/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x