x

12 Tahun PAWON, Bangkit Bersama Pedagang dan Siapkan Zona Khusus Petani di CFD Cilegon

waktu baca 4 menit
Senin, 21 Sep 2026 06:12 0 17 Redaksi

CILEGON, (Delik Asia) | Paguyuban Wirausaha Cilegon (PAWON) memperingati hari jadinya yang ke-12 di tengah aktivitas Car Free Day (CFD) Jalan Yasin Beji, Kota Cilegon, Minggu (20/9/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum bagi PAWON untuk mengenang perjalanan panjang organisasi sekaligus memperkuat komitmennya dalam mendampingi para pelaku usaha kecil dan mengembangkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua PAWON, Iim Ibrohim, mengatakan 12 tahun perjalanan PAWON tidak selalu berjalan mudah. Berbagai suka dan duka telah dilewati bersama, termasuk ketika pandemi Covid-19 yang membuat banyak pedagang mengalami keterpurukan.

“12 tahun ini banyak suka dan duka yang sudah kita lewati bersama. Apalagi masa Covid-19, banyak sekali pedagang yang terpuruk. Usaha mereka berhenti, pendapatan menurun, dan kondisi ekonomi sangat berat. PAWON berusaha untuk membangkitkan semuanya sampai akhirnya kita bisa bertahan dan terus bergerak hingga hari ini,” ujar Iim.

Menurut Iim, PAWON tidak ingin hanya menjadi wadah berkumpulnya para pedagang. Ke depan, PAWON ingin terus menghadirkan program yang memberikan perlindungan sekaligus membuka peluang bagi anggotanya.

Salah satu program yang telah berjalan adalah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi anggota PAWON.

“Seluruh anggota PAWON kita daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Untuk iuran pertama ditanggung oleh PAWON. Selanjutnya para anggota tinggal melanjutkan iurannya. Ini bentuk kepedulian kita agar para pedagang juga mendapatkan perlindungan ketika menjalankan aktivitas usahanya,” jelasnya.

Selain itu, PAWON juga memiliki Program Tabungan Kurban yang ditujukan untuk membantu para pelaku usaha mempersiapkan ibadah kurban secara bertahap.

Melalui program tersebut, pedagang dapat menyisihkan uang secara rutin, termasuk setiap minggu, sehingga biaya kurban tidak terasa berat ketika waktunya tiba.

“Kita ingin mengajak seluruh pelaku usaha agar bisa melaksanakan ibadah kurban tahun depan dengan lebih ringan. Caranya dengan menabung sedikit demi sedikit melalui Tabungan Kurban. Jadi pedagang tetap bisa menjalankan usahanya, memenuhi kebutuhan keluarga, sekaligus mempersiapkan ibadah kurban,” katanya.

Dalam program tersebut, PAWON bekerja sama dengan BAZNAS Kota Cilegon, Bank Qurban Banten (BQB), dan Bank Muamalat.

PAWON Siapkan Zona Khusus Petani

Tidak hanya fokus kepada pedagang, PAWON juga mulai memperluas gerakannya dengan menggandeng para petani sebagai bagian dari ekosistem ekonomi masyarakat.

Hal tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan PAWON terhadap upaya memperkuat swasembada pangan dan program pemerintah di sektor pangan.

Iim mengatakan, ke depan PAWON berencana membuat zona khusus bagi para petani di lingkungan kegiatan CFD.

Zona tersebut nantinya dapat menjadi ruang bagi petani untuk membawa dan menjual langsung hasil panennya kepada masyarakat.

“Kita juga ingin mendukung program swasembada pangan. Karena itu, ke depan PAWON akan membuat zona khusus untuk para petani. Jadi para petani bisa membawa hasil panennya dan menjual langsung kepada masyarakat,” ungkap Iim.

Menurutnya, keberadaan zona tersebut diharapkan dapat mempertemukan petani dengan konsumen secara lebih langsung, sekaligus memberikan ruang pemasaran baru bagi hasil pertanian.

“Nanti akan ada jalur atau tempat khusus untuk para petani. Mereka bisa menjual hasil panen seperti sayuran, cabai, bawang, bumbu-bumbu dan hasil pertanian lainnya. Jadi masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan, sementara petani juga mendapatkan akses pasar,” jelasnya.

Konsep tersebut nantinya akan dikembangkan di kawasan CFD maupun ruang-ruang usaha yang menjadi bagian dari aktivitas PAWON di Kota Cilegon.

Dengan demikian, PAWON ingin membangun sebuah ekosistem yang mempertemukan petani, pedagang, pelaku UMKM, dan konsumen dalam satu mata rantai ekonomi.

“Kita ingin petani tidak hanya menjadi pemasok yang hasil panennya dibeli oleh pihak lain. Kita ingin mereka juga punya ruang untuk bertemu langsung dengan konsumen. Pedagang bisa mendapatkan bahan dengan lebih mudah, masyarakat mendapatkan produk segar, dan petani mendapatkan pasar. Ini yang ingin kita bangun bersama,” tutur Iim.

Ia berharap rencana tersebut dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak lebih luas bagi perekonomian masyarakat Cilegon.

Di usia ke-12, PAWON berkomitmen untuk terus bergerak bersama para pedagang dan pelaku usaha, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan petani serta berbagai elemen masyarakat.

“PAWON bukan hanya tentang pedagang. Kita ingin membangun kebersamaan dan membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin tumbuh bersama. Semoga ke depan PAWON semakin kompak, semakin maju, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Cilegon,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-12 PAWON di CFD Jalan Yasin Beji tersebut ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan PAWON selama 12 tahun serta harapan agar seluruh anggota diberikan kesehatan, kelancaran usaha, dan rezeki yang halal serta berkah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x