x

Budaya K3 Jadi Prioritas, GEM Rutin Adakan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 23:20 0 23 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) | Berangkat dari komitmen membangun industri hijau yang berkelanjutan, GEM Co., Ltd. melalui unit usahanya di Indonesia terus memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar perusahaan dalam menghadirkan lingkungan kerja yang aman, manusiawi, dan berorientasi pada perlindungan setiap pekerja.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi baru dan daur ulang sumber daya, GEM menempatkan keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan nilai fundamental yang melekat dalam budaya perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memenuhi standar industri dan regulasi keselamatan kerja yang ketat bagi seluruh pekerja di berbagai lini operasional.

Dalam menjaga konsistensi penerapan K3, perusahaan secara rutin melaksanakan audit keselamatan, inspeksi lapangan, serta evaluasi berkala terhadap implementasi prosedur kerja. Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai prinsip keselamatan, efisiensi, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Tak hanya menghadirkan fasilitas penunjang keselamatan, GEM Indonesia juga terus membangun budaya sadar K3 di lingkungan kerja. Budaya tersebut diperkuat melalui pelatihan rutin, simulasi tanggap darurat, hingga edukasi intensif mengenai penggunaan APD bagi pekerja maupun mitra kerja perusahaan.

Bagi manajemen, penerapan K3 merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral perusahaan terhadap keluarga para pekerja. Keselamatan setiap individu dipandang sebagai prioritas utama yang harus dijaga dalam setiap proses produksi dan aktivitas industri.

CEO PT QMB New Energy Materials, Mr. Pan Hua, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan investasi kemanusiaan yang tidak dapat ditawar. Menurutnya, keberhasilan perusahaan bukan hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga setiap pekerja agar dapat kembali ke rumah dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga mereka.

“Prioritas utama kami adalah memastikan setiap karyawan dapat bekerja dengan aman dan pulang dengan selamat. Keselamatan kerja adalah tanggung jawab bersama sekaligus wujud penghormatan terhadap kehidupan,” ujar Pan Hua.

Seiring meningkatnya kapasitas operasional perusahaan, GEM berkomitmen untuk terus memperkuat sistem manajemen keselamatan kerja dengan mengikuti perkembangan teknologi dan standar industri terkini. Perusahaan meyakini bahwa industri masa depan harus dibangun tidak hanya dengan inovasi dan produktivitas, tetapi juga dengan budaya keselamatan yang kokoh dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan ekosistem industri berbasis teknologi ramah lingkungan, GEM berharap dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Dengan praktik operasional berstandar internasional, perusahaan terus mendorong terciptanya industri hijau yang aman, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.(*/FBY/RED)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x