
Koops Habema Gelar Bakti Sosial di Distrik Gome Papua/Dok.PuspenTNI Jakarta, (Delik Asia) | Di bentang pegunungan Papua Tengah yang sunyi, kehadiran negara kembali menemukan wujudnya. Komando Operasi (Koops) TNI Habema menggelar aksi kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Rabu, 8 April 2026—membawa bantuan, layanan kesehatan, sekaligus pesan kehangatan bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini mencakup pembagian paket sembako, pelayanan kesehatan gratis, hingga pemberian makanan bergizi. Lebih dari sekadar program, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas hidup masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan dasar.
Pangkoops TNI Habema, Mayor Jenderal TNI Yudha Airlangga, memimpin langsung rombongan yang berangkat dari Bandara Mozes Kilangin menuju Bandara Aminggaru Ilaga dengan pesawat jenis Caravan. Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Distrik Gome—sebuah wilayah yang berada di jantung pegunungan Papua.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut Kepala Distrik Gome, Agustinus Murib, bersama tokoh masyarakat. Dalam sebuah prosesi sederhana namun sarat makna, Yudha menerima noken—tas tradisional Papua—sebagai simbol persaudaraan dan penerimaan. Momen itu menjadi penanda hubungan yang terjalin hangat antara aparat negara dan masyarakat.


Didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Puncak, Pangkoops menyerahkan bantuan sembako sekaligus meninjau langsung layanan kesehatan dan pemberian makanan bergizi bagi warga. Di tengah antrean yang tertib, interaksi antara masyarakat, prajurit, dan tenaga medis berlangsung akrab—menciptakan suasana yang jauh dari kesan formalitas.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Infanteri Wirya Artha Diguna, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kehadiran negara di tengah masyarakat Papua.
“Antusiasme warga Distrik Gome sangat tinggi. Ini adalah bentuk kepedulian negara melalui TNI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan pemenuhan gizi,” ujarnya.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Dansatgas Teritorial Brigadir Jenderal TNI Stefie Tjantje Nuhajanan, Dansatgas Habema Kolonel Infanteri Persada Alam, Bupati Puncak Elvis Tabuni, serta Sekretaris Daerah Nenu Tabuni.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Puncak. Di tengah tantangan geografis dan sosial yang tidak ringan, langkah-langkah kemanusiaan seperti ini menjadi jembatan yang menghubungkan negara dengan warganya.(*/Red-Fby)







Tidak ada komentar