x

Korlantas Siaga Penuh! One Way Nasional Disiapkan Redam Arus Balik

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Mar 2026 11:24 0 83 Redaksi

Karawang, (Delik Asia) | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan opsi rekayasa lalu lintas berskala nasional melalui skema One Way Presisi guna meredam kepadatan arus balik Lebaran 2026. Rencana tersebut disusun usai pemantauan intensif di sejumlah titik krusial, termasuk Gerbang Tol Karawang Barat KM 48 ruas Tol Cikampek, Sabtu (28/3/2026) dini hari.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menjelaskan berbagai langkah taktis telah dijalankan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dari wilayah timur menuju Jakarta. Pemantauan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama periode arus balik.

Menurutnya, pengaturan lalu lintas difokuskan pada kenyamanan dan keselamatan pemudik. Sejumlah skenario telah diimplementasikan guna memastikan perjalanan tetap terkendali di tengah lonjakan volume kendaraan.

Rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan meliputi One Way Lokal Presisi dalam dua tahap, yakni dimulai dari KM 132 ruas Tol Cipali dan dilanjutkan dari KM 263 ruas Tol Pejagan. Skema ini dinilai mampu mengurangi kepadatan kendaraan yang mengarah ke barat.

Selain itu, sistem contraflow juga diberlakukan di KM 70 hingga KM 55 ruas Tol Cikampek. Penambahan kapasitas lajur dilakukan secara situasional mengikuti peningkatan arus kendaraan sepanjang hari.

Secara umum, kondisi lalu lintas disebut masih dalam kendali, termasuk di sepanjang ruas Cipali hingga kawasan rest area, meski terjadi peningkatan signifikan jumlah kendaraan.

Korlantas Polri kini tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa One Way Tahap Ketiga Presisi. Opsi yang dikaji mencakup penerapan One Way Nasional dari KM 414 Kalikangkung atau perluasan skema lokal hingga wilayah Batang, Jawa Tengah.

Keputusan akhir akan diambil berdasarkan evaluasi dinamika arus kendaraan yang terus dipantau secara real time.

Selain pengaturan lalu lintas, Korlantas juga memberlakukan pembatasan operasional kendaraan logistik sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB). Kebijakan ini bertujuan memberi prioritas bagi kendaraan pribadi pemudik.

Puncak arus balik gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Minggu (29/3/2026). Korlantas mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Dengan berbagai strategi tersebut, Korlantas Polri berharap arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menekan potensi kemacetan di jalur utama menuju Jakarta.(*/Red-FBI)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x