
Cilegon, (Delik Asia) | SMP Negeri 2 Kota Cilegon menggelar kegiatan Pentas Seni (Pensi) bertema “Nawasena (Nala Wiyata Seni Nusantara)” yang berlangsung meriah di Aula Terbuka Griya Nada Tercinta, Kamis, 5 Februari 2026.

Kegiatan ini menampilkan beragam kreativitas siswa, mulai dari pentas seni, bazar kewirausahaan, hingga exhibition karya siswa. Acara tersebut menjadi ajang unjuk bakat sekaligus implementasi pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) serta praktik kelulusan bagi siswa kelas IX.
Kepala SMPN 2 Kota Cilegon, Hj. Nurhayati, M.Pd, mengaku terharu dan bangga melihat penampilan para siswa.
“Saya sangat terharu dan cukup bangga. Murid-murid kita luar biasa, sangat kreatif, dan tampil dengan penuh percaya diri. Mereka mempersiapkan ini cukup lama, dari proses pembelajaran di kelas hingga tampil hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari praktik pembelajaran SBK serta ujian praktik kelulusan. Sekolah memberikan dukungan penuh melalui fasilitas dan pendampingan guru, khususnya guru kelas IX dan guru SBK.
Sementara itu, siswa kelas VII dan VIII turut ambil bagian melalui kegiatan kewirausahaan, seperti bazar kuliner, yang juga merupakan bagian dari pembelajaran kurikuler.
“Harapannya ke depan kegiatan ini bisa lebih baik lagi. Semoga SMPN 2 semakin berprestasi dan anak-anaknya sukses,” tambah Hj. Nurhayati.
Acara ini turut dihadiri perwakilan dari pemerintah daerah. Undangan yang hadir di antaranya, bpk. Humedi sebagai perwakilan Dinas Pendidikan dan kebudayaan , sementara Ibu Wakil Wali Kota Cilegon Bu Raras berhalangan hadir karena tugas luar kota dan menyampaikan salam serta apresiasi kepada seluruh siswa SMPN 2 Kota Cilegon.
Ketua Panitia Pensi SMPN 2 Kota Cilegon, Neneng Herawati, menjelaskan bahwa persiapan acara dilakukan dalam waktu yang cukup panjang.
“Persiapan sudah dilakukan sejak Desember. Anak-anak berlatih secara intens dan menyiapkan potensi diri mereka untuk ditampilkan ke publik,” jelasnya.
Selain pentas seni, pameran karya siswa juga menjadi bagian penting sebagai bentuk apresiasi guru terhadap kreativitas murid. Tak hanya itu, penyajian makanan tradisional dalam bazar kuliner menjadi sarana pembentukan karakter dan jiwa kewirausahaan siswa.
Neneng menambahkan, Pensi tahun ini memiliki konsep yang berbeda dan lebih berkembang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini lebih di-upgrade. Ada berbagai aspek seni yang ditonjolkan, mulai dari wastra, legenda, tari-tarian, hingga kuliner. Semua nilai budaya Indonesia kami coba hadirkan,” katanya.
Untuk pembagian peran, kelas IX fokus pada penampilan pentas seni, sementara kelas VII dan VIII berperan dalam kegiatan seni pendukung dan kewirausahaan. Acara ini didukung penuh oleh tim kreatif SMPN 2 Kota Cilegon.
Melalui kegiatan Pensi bertema “Nawasena” ini, SMPN 2 Kota Cilegon berharap siswa mampu menggali potensi diri, membentuk karakter mandiri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai seni dan budaya Nusantara.(Fbi)

Tidak ada komentar