x

Siswi SMPN 2 Cilegon Tampil Memukau, Deudeuh Saputri Menjiwai Peran Nyai Mulet di Pentas Seni

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Feb 2026 11:27 0 13 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) |SMP Negeri 2 Kota Cilegon menggelar acara pentas seni yang berlangsung meriah pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di aula SMPN 2 Kota Cilegon. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas para siswa dalam bidang seni pertunjukan.

Di tengah rangkaian pentas seni tersebut, penampilan seorang siswi kelas 9B, Deudeuh Saputri, berhasil mencuri perhatian penonton. Deudeuh tampil total dan penuh penghayatan saat memerankan tokoh Nyai Mulet dalam pertunjukan berjudul “Pandawara”.

Tak hanya berperan sebagai pemeran utama, Deudeuh juga memiliki tanggung jawab penting di balik layar. Ia dipercaya sebagai koordinator properti dalam pementasan tersebut.

“Karena saya juga sebagai koordinator properti, jadi harus terus memantau teman-teman. Kadang ada yang lupa kapan properti harus diambil atau dibawa ke depan. Kalau tidak diawasi, bisa berantakan,” ujar Deudeuh.

Deudeuh menjelaskan, cerita Pandawara mengangkat konflik dua kelompok siswa dengan pandangan berbeda terhadap bahasa daerah. Satu kelompok merupakan anak-anak yang terbiasa menggunakan dan mempraktikkan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, sementara kelompok lainnya adalah anak-anak modern yang menganggap bahasa daerah tidak perlu diwariskan.

“Akhirnya guru mereka memberi misi untuk mencari jawabannya sendiri. Kedua kelompok ini lalu bekerja sama pergi ke hutan di Desa Wara Bahasa. Mereka bertemu sesepuh, melihat ritual suci, masuk ke gua kepelet, dan menemukan batu keramat serta buku keramat. Di situlah muncul tokoh Nyai Mulet,” jelasnya.

Meski memerankan tokoh yang cukup berat, Deudeuh mengaku tidak mengalami kesulitan berarti.

“Kalau memerankan peran, alhamdulillah tidak terlalu sulit. Saya hanya mengeluarkan jiwa dari diri sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Neneng Herawati, wali kelas 9B, mengaku sangat bangga atas pencapaian dan bakat yang dimiliki Deudeuh.

“Sebagai wali kelas, saya sangat bangga. Deudeuh ini anak yang kreativitasnya luar biasa, tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki potensi seni yang sangat kuat. Dia memang pendiam, tapi ternyata luar biasa,” ungkap Neneng.

Lebih lanjut, Neneng menyebutkan bahwa Deudeuh juga berperan sebagai sutradara dalam pementasan tersebut.

“Skenario dibuat oleh dia, audionya juga dia yang menata. Ini luar biasa. Saya sangat bangga mempunyai murid seperti Deudeuh Saputri,” pungkasnya.

Pentas seni ini diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, melestarikan budaya, serta menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda di Kota CCilegon.(FBI)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x