
Jakarta, (Delik Asia) | Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus memperkuat penyelenggaraan angkutan laut yang aman dan tertib dengan memastikan pemenuhan persyaratan kelaiklautan kapal, khususnya pada aspek manajemen keselamatan kapal.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Ditjen Perhubungan Laut menyelenggarakan Revalidasi Auditor International Safety Management Code (ISM Code) di Jakarta pada 20–23 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi auditor dalam melakukan pengawasan terhadap perusahaan pelayaran serta kapal berbendera Indonesia.
Dalam arahannya, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin menjelaskan bahwa revalidasi auditor ISM Code merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan teknis manajemen keselamatan kapal yang secara konsisten dilaksanakan oleh Direktorat Perkapalan dan Kepelautan.


Ia menekankan bahwa sumber daya manusia (SDM) di bidang manajemen keselamatan kapal harus memiliki kompetensi yang memadai dan mampu beradaptasi dengan dinamika regulasi serta perkembangan industri pelayaran.
“Sebanyak 47 peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mendapatkan pembekalan dan pengujian kompetensi terkait penerapan ISM Code, regulasi keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal, serta prosedur audit manajemen keselamatan,” ujar Samsuddin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa beragam kondisi faktual di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi regulator keselamatan pelayaran, khususnya auditor manajemen keselamatan kapal, untuk tetap berpegang pada ketentuan dan standar yang berlaku.
“Melalui revalidasi auditor ISM Code ini, kami mendorong peningkatan kapasitas para pejabat pemeriksa keselamatan kapal agar mampu melaksanakan audit manajemen keselamatan secara profesional, sesuai peraturan perundang-undangan dan standar internasional,” tutup Samsuddin.
Kegiatan revalidasi ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas pengawasan keselamatan pelayaran nasional serta meningkatkan kepercayaan terhadap standar keselamatan kapal berbendera Indonesia di tingkat regional maupun global.(*/Safar)

Tidak ada komentar