x

Industri Ramai, Pengangguran Masih Tinggi: Karang Taruna Cilegon Minta Keberpihakan Tenaga Kerja Lokal

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Jan 2026 17:12 0 39 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Karang Taruna Kota Cilegon menggelar audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon (Disnaker) guna membahas optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri Kota Cilegon yang dinilai masih belum berjalan maksimal.

Audiensi yang berlangsung di Aula Kantor Disnaker Kota Cilegon tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Karang Taruna, perwakilan perusahaan industri, unsur Polres Cilegon, serta pejabat Disnaker Kota Cilegon, Kamis (22/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Karang Taruna Kota Cilegon menyoroti masih tingginya tingkat pengangguran di daerah tersebut, di tengah masifnya aktivitas industri yang justru dinilai lebih banyak menyerap tenaga kerja dari luar daerah.

Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Edi Firmansyah, menegaskan perlunya keberpihakan kebijakan yang lebih jelas terhadap tenaga kerja lokal, mulai dari proses rekrutmen hingga pengawasan implementasinya di tingkat perusahaan.

“Kami berharap ada keberpihakan yang nyata terhadap tenaga kerja lokal, dimulai dari proses rekrutmen yang transparan hingga pengawasan terhadap perusahaan,” ujar Edi.

Ia menambahkan, Karang Taruna hadir sebagai representasi aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda Cilegon, yang mengharapkan prioritas kesempatan kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya sendiri.

“Generasi muda Cilegon memiliki hak untuk mendapatkan peluang kerja yang adil di daerahnya. Ini menyangkut masa depan dan kesejahteraan masyarakat lokal,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon Panca menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat fungsi pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan dunia usaha agar regulasi terkait penyerapan tenaga kerja lokal dapat dijalankan secara konsisten.

“Kami akan mendorong perusahaan agar memprioritaskan warga Cilegon, tentu dengan tetap memperhatikan aspek kompetensi dan kebutuhan industri,” ujarnya.

Ke depan, Karang Taruna Kota Cilegon berharap audiensi ini menjadi langkah awal lahirnya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada tenaga kerja lokal. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon secara berkelanjutan.(*/FBi/IR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x