x

Mensos Koordinasi ke Seskab, BLT dan Santunan Pengungsi Sumatera Dipercepat

waktu baca 2 menit
Minggu, 28 Des 2025 12:19 0 26 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) | Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (24/12/2025), guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan perlindungan sosial dan penanganan lanjutan masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.

Pertemuan tersebut difokuskan pada sinkronisasi kebijakan bantuan sosial agar penyalurannya berlangsung cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi lintas kementerian serta lembaga. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Gus Ipul menjelaskan, pemerintah menyiapkan skema BLT reguler sebesar Rp200.000 per bulan, ditambah BLT tambahan selama tiga bulan dengan total Rp900.000. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 35 juta kepala keluarga atau setara dengan 120 juta jiwa.

“Penyaluran BLT harus berlangsung cepat dan tepat. Ini menjadi arahan Presiden dan menjadi perhatian utama dalam perlindungan sosial,” ujar Gus Ipul.

Selain BLT, pemerintah juga menyiapkan bantuan khusus bagi warga terdampak bencana dan para pengungsi di Sumatera. Setiap kepala keluarga terdampak akan menerima bantuan minimal Rp8 juta, yang terdiri atas Rp3 juta untuk kebutuhan isian rumah tangga dan Rp5 juta untuk mendukung pemulihan ekonomi keluarga. Pemerintah juga menyiapkan bantuan lauk pauk, yang besarannya masih dalam tahap koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Kami ingin memastikan warga tidak sekadar bertahan, tetapi bisa segera memulai kembali kehidupan mereka,” kata Gus Ipul.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul turut melaporkan skema santunan bagi korban bencana. Pemerintah menyiapkan santunan sebesar Rp15 juta bagi korban meninggal dunia dan Rp5 juta bagi korban luka berat. Penyaluran santunan dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial berdasarkan data yang telah diverifikasi serta mendapat persetujuan pemerintah daerah dan BNPB.

Menurut Gus Ipul, Sekretariat Kabinet saat ini juga berperan dalam mengoordinasikan dukungan lintas kementerian dan lembaga agar penanganan bencana di Sumatera berjalan terpadu, terukur, dan berkelanjutan.

“Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh bantuan disalurkan secara akuntabel dan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Gus Ipul.[*/Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x