
Dokumentasi: PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) menggelar pelatihan penanggulangan kebakaran bagi warga di Kelurahan Gerem, Selasa (2/12/2025). Program CSR tahunan ini menyasar para ibu rumah tangga yang dinilai paling dekat dengan risiko kebakaran di lingkungan rumah. Cilegon, (Delik Asia) | PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) kembali turun ke masyarakat lewat program pelatihan penanggulangan kebakaran di Kelurahan Gerem, Selasa, 2 Desember 2025.

Pelatihan yang menjadi agenda CSR tahunan perusahaan ini menyasar para ibu rumah tangga—kelompok yang dinilai paling dekat dengan risiko kebakaran di lingkungan rumah.
Sejak pagi, halaman kantor Kelurahan Gerem dipenuhi peserta yang tampak antusias mengikuti pemaparan instruktur bersertifikasi kelas A, B, dan C.
Mereka menjelaskan ragam potensi kebakaran rumah tangga, mulai dari korsleting listrik hingga ledakan gas kompor. Penjelasan teknis tersebut dikemas lugas, disertai contoh kasus yang kerap ditemui di perumahan padat.


“Kebakaran rumah biasanya terjadi karena korslet atau kesalahan penanganan kompor gas. Banyak yang tidak sadar bahwa kabel tak sesuai kapasitas dapat memicu percikan. Dengan pelatihan ini, ibu-ibu diharapkan bisa lebih sigap menghadapi kondisi darurat,” ujar salah satu instruktur.
Setelah sesi materi, peserta diajak mempraktikkan teknik memadamkan api pada minyak, gas, dan bahan bakar cair.
Tim SHE MCCI menyiapkan bahan bakar, tabung gas, hingga peralatan pemadam untuk memastikan praktik berlangsung aman sekaligus realistis. Para ibu tampak berani mencoba, meski sesekali terdengar teriakan kecil saat api menyambar tinggi.
PLT Lurah Gerem, Hikmatul Qismat, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas konsistensi MCCI dalam membina masyarakat sekitar.

“Pelatihan ini penting sekali terutama bagi ibu rumah tangga agar tidak panik bila terjadi kebakaran. Pemerintah kelurahan tentu tak bisa menjangkau semuanya, sehingga kolaborasi seperti ini sangat membantu,” katanya.
Ia menambahkan, meski berharap ilmu tersebut tidak pernah harus dipakai, kewaspadaan tetap menjadi bekal penting bagi warga.
“Kalau pun terjadi, ibu-ibu sudah punya kemampuan menahan api sebelum membesar,” ujarnya.
Pelatihan kali ini juga dihadiri jajaran kelurahan, termasuk Kasi Pemerintahan dan Masyarakat Neneng R, Supervisor SHE Jufrodi, Manager SHE Arifin Sunanta, CSR & PR Officer Dhimas Saputro, serta Bhabinkamtibmas Gerem Aipda Asep Irmawan.
PT MCCI menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut sebagai komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko kebakaran di permukiman.
Dengan latihan langsung, perusahaan berharap pengetahuan tidak sekadar berhenti sebagai teori, tetapi menjadi refleks warga saat keadaan darurat benar-benar terjadi.[*/Feby]

Tidak ada komentar