
Delik Asia, (Cilegon) | Pemerintah Kota Cilegon resmi memulai pembangunan jaringan pipa air bersih yang akan menjangkau wilayah Grogol dan Pulomerak. Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat ini ditandai dengan kegiatan groundbreaking pada Kamis 24/10/2025.

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Cilegon H. Robinsar, jajaran Forkopimda, serta pejabat Pemkot Cilegon. Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Cilegon, Kapolsek Pulomerak, Asisten Daerah I, II, dan III, perwakilan Dinas PUPR, Kepala DLH dan Bappelitbang, para camat Grogol dan Pulomerak beserta lurah, ketua RT/RW, dan tokoh masyarakat.
Dukungan juga datang dari BUMD, dengan Direktur Utama Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Ikhwan Kurniawan, ST., didampingi Dewan Pengawas dan jajaran manajemen. Kehadiran mitra proyek, termasuk PT KAI Daop 1, PT KTI, PT KPI, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten, pelaksana pekerjaan PT Moliska Citra Utama, dan konsultan pengawas, semakin memperkuat sinergi. PPK proyek, Sidik Cuarso, bertugas mengawal teknis pelaksanaan dari awal hingga selesai.
Wali Kota Robinsar menegaskan pentingnya akses air bersih sebagai hak dasar warga.

“Air adalah sumber kehidupan. Pemerintah wajib memastikan pelayanan ini merata. Dengan kerja sama dan niat tulus untuk membantu masyarakat, setiap tantangan insya Allah akan bisa kita atasi,” katanya.

Foto: Camat Pulomerak, Ade Hoeru Sanjaya
Robinsar menargetkan pada tahun 2027 seluruh warga Grogol–Pulomerak tidak lagi mengalami kesulitan air bersih.
Dirut Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Ikhwan Kurniawan, menyebut bahwa proyek ini sudah direncanakan sejak 2004 dan baru dapat direalisasikan tahun ini. Pipa berdiameter 8 inci mampu mengalirkan air hingga 35 liter per detik atau melayani sekitar 3.500 Kepala Keluarga.
“Selama ini warga perbukitan harus mengambil air dari lembah. Ke depan, mereka cukup membuka keran di rumah. Ini bentuk peningkatan pelayanan publik yang akan langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya, sembari memastikan ketersediaan air kota masih aman dengan cadangan sekitar 60 liter per detik.
Camat Pulomerak, Ade Hoeru Sanjaya, menyambut positif proyek ini.
“Ini momentum penting bagi warga yang telah lama menunggu akses air bersih. Semoga pembangunan berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.
Pembangunan akan dilakukan bertahap: segmen pertama menjangkau Kelurahan Tamansari, segmen kedua ke Kelurahan Lebak Gede, dan segmen berikutnya hingga Suralaya.
Groundbreaking ini menegaskan komitmen Pemkot Cilegon menghadirkan pelayanan dasar yang merata, meningkatkan kualitas hidup, dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah perbukitan.[Febi]

Tidak ada komentar