x

Kapolri Tinjau Gerakan Pangan Murah di Semarang, Salurkan Beras dan Bahan Pokok Bersubsidi

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Sep 2025 15:29 0 63 Redaksi

Delik Asia, (Semarang) |   Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polri, Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa, 23 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan institusi Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah tekanan ekonomi.

Dalam agenda yang dihadiri sekitar 500 warga, Polri bekerja sama dengan Perum Bulog menyalurkan sedikitnya 6 ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Harga yang ditawarkan kepada masyarakat jauh di bawah harga pasar. Misalnya, beras yang biasa dijual Rp70.000 per sak, dijual hanya Rp58.000, sedangkan minyak goreng dilepas dengan harga Rp15.500 per liter.

“Polda Jawa Tengah membantu menyalurkan kurang lebih 20 ribu ton beras SPHP yang dipersiapkan oleh Bulog. Sementara secara nasional, Polri menyalurkan total 72.567 ton beras ke 54.454 lokasi, termasuk melalui kegiatan hari ini,” kata Kapolri dalam keterangannya kepada wartawan di lokasi.

Kapolri menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, harga beras medium di sebagian besar wilayah Jawa Tengah saat ini sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, masyarakat yang saya temui menyampaikan bahwa harga pangan di sini lebih murah dibanding di pasar. Itu artinya program ini dirasakan langsung manfaatnya,” ujarnya.

Kegiatan GPM di SPPG Pabelan juga dimanfaatkan Kapolri untuk meninjau langsung operasional dapur pangan Polri. Fasilitas ini akan digunakan dalam mendukung program Menu Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah, serta memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah rentan.

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu intervensi penting pemerintah menjelang akhir tahun, di tengah potensi lonjakan harga akibat faktor cuaca dan distribusi. Peran institusi negara, termasuk Polri, dinilai krusial dalam menjamin distribusi logistik berjalan tepat sasaran.[Red/Humas]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x