x

Menteri Ekraf Dukung Kapasitas Generasi Muda Bhayangkara untuk Penguatan Ekraf dari Daerah

waktu baca 3 menit
Selasa, 29 Jul 2025 22:48 0 131 Redaksi

Delik Asia, (Depok) |  Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mendorong generasi muda Polri menjadi penggerak ekonomi kreatif melalui kolaborasi digital dan kewirausahaan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri di Mako Brimob Depok, Senin (28/7), sebagai upaya memperkuat kontribusi sektor kreatif bagi Indonesia Emas 2045.

Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menghadiri dan menjadi narasumber dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Polri 2025 di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin, 28 Juli 2025. Dalam Rapimnas ini diharapkan Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri dapat melihat sektor ekonomi kreatif menjadi penggerak utama pembangunan nasional, yang tercermin dalam berbagai bentuk kolaborasi untuk peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan investasi.

“Ekonomi kreatif terbukti menjadi salah satu bagian yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja. Generasi muda Bhayangkara memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membangun ketahanan bangsa,” kata Menteri Ekraf saat menjadi narasumber pada acara tersebut.

“Peran mereka sebagai konten kreator, wirausahawan digital, dan penggerak komunitas kreatif menjadikan mereka sebagai kekuatan penting untuk menyebarkan narasi positif, mempromosikan nilai kebangsaan, mengkampanyekan sikap bernegara yang adaptif namun tetap menjiwai nilai-nilai Pancasila,” ujar Menteri Ekraf.

Menteri Ekraf menyampaikan sektor ekraf telah menyerap lebih dari 26 juta tenaga kerja pada 2024 dengan mayoritas berasal dari kalangan Generasi Milenial dan Gen Z. Menteri Ekraf mengharapkan generasi muda terus menjadi agen transformasi yang mampu mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan ekosistem kreatif di Indonesia.

“Sebagai penggerak ekraf, para pemuda dapat menunjukkan peran aktif melalui berbagai kegiatan seperti memanfaatkan media sosial, mengembangkan startup, mengikuti pelatihan, menciptakan produk ramah lingkungan, memanfaatkan teknologi, dan mendorong kolaborasi untuk menciptakan ekosistem ekraf yang lebih solid. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih cerah melalui kewirausahaan kreatif yang berdaya saing tinggi dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. Kami berharap Keluarga Besar Putra Putri Polri dapat menjadi aktor aktif pegiat ekraf sebagai bagian dari transformasi menuju Indonesia Emas 2045,” harap Menteri Ekraf.

Adapun beberapa potensi kolaborasi antara Kementerian Ekraf dan KBPP Polri yang bisa disinergikan meliputi Program Gen Matic (Generasi Melek Teknologi) untuk mempersiapkan generasi muda menjadi affiliator dan konten kreator. Di sisi lain, Program Content to The Next Level sebagai bentuk peran KBPP Polri memberikan materi terkait keamanan siber dan Program Fasilitasi Perlindungan serta Komersialisasi Kekayaan Intelektual sebagai bentuk sosialisasi ketentuan hukum dan konsekuensi pidana bila terjadi pelanggaran hak cipta.

Setelah pemaparan, dilanjutkan sesi diskusi yang dipandu moderator Bane Raja Manalu sebagai anggota KBPP Polri dan anggota Komisi VII DPR RI. Beberapa anggota KBPP Polri dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, sampai NTB turut mengajukan pertanyaan terkait akses terhadap sumber daya ekonomi kreatif dan tantangan dari berbagai daerah untuk memajukan subsektor ekraf yang berdampak bagi perekonomian bangsa.

KBPP Polri mengungkapkan siap berkolaborasi dan berperan dalam pembangunan bangsa yang memelihara keberagaman Indonesia menjadi suatu bentuk kekuatan dengan menyatukan suara dalam Rapimnas yang digelar 27-29 Juli 2025. Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menyatakan bahwa momentum Rapimnas sebagai bentuk forum evaluasi dan akselerasi konsolidasi organisasi sekaligus penguatan program kerja KBPP Polri demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan beradab.

“KBPP Polri berfungsi sebagai dinamisator, katalisator, dan komunikator dalam memperjuangkan politik bangsa, yang dapat dimaknai sebagai peran aktif menjaga dan memajukan persatuan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Dengan menjunjung tinggi Pancasila dan NKRI, serta kesetiaan terhadap organisasi, anggota KBPP Polri diharapkan dapat berkontribusi positif dalam konteks pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis transformasi digital,” ujar Evita Nursanty.

Turut mendampingi Menteri Ekraf, yakni Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi; Inspektur Kementerian Ekraf Kombes Pol Achmadi; dan Staf Khusus Bidang Komunikasi, Media, dan Pelayanan Publik, Renanda Bachtar.[Red/Birkom]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x