x

Dari Cilegon Menuju Jepang: Kemnaker, Baznas, dan Pemprov Banten Satukan Langkah untuk Disabilitas

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Mei 2025 23:24 0 249 Redaksi

DelikAsia, (Cilegon) | Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) terus mendorong penguatan ketenagakerjaan inklusif. Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serbaguna Pusdiklat Krakatau Steel, Rabu (14/5), melibatkan Pemprov Banten, Baznas Pusat, serta perusahaan-perusahaan dari kawasan industri Banten.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama Baznas atas inisiasinya, dan Pemprov Banten yang menunjukkan komitmen kuat terhadap isu ketenagakerjaan. Ini langkah maju bagi Banten dan Indonesia,” ujar Menaker.

Yassierli menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan, termasuk pengangguran, masih menjadi pekerjaan rumah bersama. “Kami berterima kasih kepada pengelola kawasan industri yang membuka ruang dialog dan solusi. Ini peluang besar untuk menekan pengangguran dan menjadikan perusahaan Indonesia lebih kompetitif di Asia Tenggara hingga Asia,” tambahnya.

Gubernur Banten, Andra Sony, menyampaikan dukungan penuh terhadap agenda ini. Menurutnya, penempatan kerja bagi penyandang disabilitas merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga negara. “Kami sangat mengapresiasi langkah ini karena membuka akses dan kesempatan yang setara, sekaligus mendorong kreativitas dan potensi mereka,” ucapnya.

Ia juga berharap sinergi lintas sektor dapat terus dilanjutkan melalui program-program nyata yang menjamin inklusi ketenagakerjaan di semua lini.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Cilegon telah menyiapkan program pengiriman 100 tenaga kerja ke Jepang dan berharap kerja sama ini bisa memperluas peluang.

“Kami mendampingi langsung kunjungan Bapak Menteri, Kepala Baznas, dan Gubernur. Kami berharap Cilegon mendapat kuota tambahan dari Baznas untuk program kerja ke Jepang,” ujar Robinsar.[Bram/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x