x

APKLI dan Paguyuban Pedagang Lakukan Penataan PKL di Lingkar Luar Pasar Induk Rau

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Mei 2025 23:41 0 203 Redaksi

Delik Asia, (Serang) | Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) bersama Paguyuban Pedagang melakukan penataan dan edukasi terhadap para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lingkar Luar Pasar Induk Rau, Kota Serang. Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi aktif dalam mendukung visi Pemerintah Kota Serang untuk mewujudkan lingkungan kota yang tertata, bersih, dan bebas dari kemacetan, tanpa mengesampingkan keberlangsungan ekonomi pelaku usaha mikro.

Penataan dilakukan secara mandiri oleh para pedagang setelah menerima edukasi langsung dari APKLI dan Paguyuban Pedagang. Dengan kesadaran kolektif, pedagang memindahkan lapak ke area yang lebih tertib agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan publik.

Salah satu pedagang, Sobri, menyatakan dukungannya atas penataan ini. Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Walikota H. Budi Rustandi, yang dinilai responsif terhadap aspirasi pedagang kecil.

“Alhamdulillah, saya tetap bisa berjualan dengan tenang dan tertata. Terima kasih kepada Pak Walikota dan tim yang telah membina kami dengan pendekatan yang manusiawi,” ujarnya.

Senada dengan itu, pedagang lain bernama Rusdi mengungkapkan bahwa penataan ini justru berdampak positif terhadap omzet usahanya.

“Sejak penataan, penghasilan saya malah naik. Lingkungan juga terasa lebih nyaman dan rapi. Ini langkah yang sangat positif,” katanya.

Dari sisi masyarakat umum, penataan tersebut turut disambut baik. Sejumlah pengunjung menilai kondisi di kawasan pasar kini jauh lebih baik, dengan jalan yang lebih lapang dan lingkungan yang bersih.

“Kemacetan berkurang, dan tidak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan. Suasana pasar jadi lebih tertib,” ujar salah seorang pengunjung.

Ketua Paguyuban Pedagang, Sulaiman Sayar, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung program kerja Walikota Serang. Ia menyebut penataan dilakukan dengan pendekatan humanis dan partisipatif.

“Kami membantu mewujudkan visi Walikota dalam menata pasar dengan tetap mengedepankan keberpihakan terhadap para pedagang,” ujar Sulaiman.

Dukungan juga datang dari Ketua APKLI Kota Serang, Hasuri, yang mengapresiasi kepemimpinan Walikota dalam menghadirkan solusi konkret di lapangan.

“Pak Budi Rustandi telah menunjukkan kepedulian yang nyata, tidak hanya dari sisi kebijakan, tetapi juga dalam pelaksanaan langsung. Ini membuktikan adanya keberpihakan kepada pelaku ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Hasuri berharap kepemimpinan Budi Rustandi dapat terus membawa perubahan positif dalam tata kelola kota, khususnya dalam pemberdayaan sektor informal sebagai bagian dari penggerak ekonomi lokal.

Saat ini, arus lalu lintas di kawasan Lingkar Luar Pasar Induk Rau tercatat lebih lancar dibandingkan sebelumnya. Penataan ini menjadi bagian integral dari langkah strategis Pemerintah Kota Serang dalam membangun ekosistem perkotaan yang inklusif, tertib, dan berkelanjutan.[Bram/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x