x

Presiden Prabowo dan Raja Yordania Tandatangani Empat Nota Kesepahaman

waktu baca 2 menit
Senin, 21 Apr 2025 11:25 0 263 Redaksi

DelikAsia, (Amman-Yordania) |  Presiden Prabowo Subianto melanjutkan lawatan kenegaraan ke kawasan Timur Tengah dengan mengunjungi Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Jumat (13/4). Dalam kunjungan resmi pertamanya ke Amman, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Raja Abdullah II bin Al-Hussein.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia–Yordania yang telah terjalin selama 75 tahun. Selain memperkuat kerja sama di berbagai bidang, kedua negara juga menegaskan komitmen bersama dalam mendukung perdamaian regional dan perjuangan rakyat Palestina.

Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II digelar pada Senin (14/4) di Istana Al Husseiniya, Amman. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama di sektor pertanian.

Presiden Prabowo menyampaikan ketertarikan Indonesia untuk belajar dari kemajuan teknologi pertanian yang dikembangkan Yordania. “Kami melihat potensi besar untuk kolaborasi lebih erat, khususnya di bidang pangan dan teknologi pertanian,” ujar Presiden.

Dalam forum tersebut, Presiden dan Raja Yordania juga menyuarakan kembali dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina serta pentingnya mencari solusi damai yang adil dan seimbang di kawasan. Raja Abdullah II secara khusus menyoroti peran strategis Indonesia dalam diplomasi global.

“Yordania telah lama menjadi sahabat baik bagi Indonesia, dan kami selalu merasa memiliki solidaritas dengan Anda. Kita (Indonesia dan Yordania) berada pada garis terdepan dalam membela kepentingan rakyat Palestina,” ujar Raja Abdullah II.

Sebagai penutup pertemuan, kedua pemimpin menyaksikan langsung penandatanganan empat nota kesepahaman (MoU) strategis, yang mencakup:

  1. Persetujuan Kerja Sama di Bidang Pertahanan antara Pemerintah RI dan Pemerintah Kerajaan Yordania Hasyimiyah;

  2. MoU Kerja Sama Pertanian antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian Yordania;

  3. MoU di Bidang Pendidikan antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah Yordania;

  4. MoU di Bidang Keagamaan dan Wakaf antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Waqaf, Urusan Islam, dan Tempat Suci Yordania.

Penandatanganan ini menandai langkah maju dalam mempererat kemitraan strategis kedua negara, khususnya dalam mewujudkan perdamaian, stabilitas, dan kemajuan bersama di tengah tantangan geopolitik kawasan.

Editor: Raden Safar
Sumber: BPMI/Setpres

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x