x

Wamen Diana Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Tol Jawa Barat Menjelang Lebaran 2025

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Jan 2025 07:55 0 173 Redaksi

DelikAsia.com, (Purwakarta) | Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU), Diana Kusumastuti, melakukan inspeksi dan evaluasi terhadap empat ruas tol di Jawa Barat pada Selasa (28/1), yang mencakup Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Cikampek–Palimanan, Cileunyi–Sumedang–Dawuan, serta Cikampek–Padalarang. Dalam kesempatan tersebut, Wamen Diana menekankan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan pengendara di jalan tol, dengan fokus utama pada perbaikan kerusakan jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

“Jalan tol yang kita bangun harus aman. Jika ditemukan lubang, harus segera ditutup. Kami memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan yang terpenting adalah keselamatan pengendara,” ujar Wamen Diana.

Menurut Wamen Diana, curah hujan ekstrem yang terjadi pada akhir tahun lalu dan awal tahun ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan, termasuk munculnya lubang-lubang di permukaan jalan. “Air adalah musuh utama jalan, namun kami telah menginstruksikan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk segera melakukan perbaikan,” tambahnya.

Perbaikan dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu perbaikan berkala dan perbaikan langsung pada titik-titik kerusakan yang teridentifikasi. Wamen Diana juga mengingatkan agar BUJT meningkatkan jumlah tim inspeksi untuk mempercepat proses perbaikan.

Lebih lanjut, Wamen Diana mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh BUJT dalam menangani kerusakan, salah satunya di Tol Cipali yang mengalami kerusakan signifikan hingga menyebabkan ban pecah dan velg kendaraan rusak. “Di Cipali, saya mendengar banyak lubang yang menyebabkan kerusakan pada kendaraan. Tadi saya lihat, perbaikan-perbaikan sudah dilakukan. Artinya, begitu kerusakan terjadi, BUJT langsung melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Terkait dengan persiapan jalan tol untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2025, Wamen Diana mengingatkan agar seluruh BUJT melakukan preservasi jalan tol secepatnya. “Setelah libur 5 hari ini, kami masih memiliki waktu sekitar 1,5 bulan sampai Lebaran. Pada H-15 Lebaran, pekerjaan konstruksi harus dihentikan. Oleh karena itu, saya mengingatkan untuk terus melakukan perbaikan berkala dan menangani kerusakan yang ada, agar jalan tetap aman dan terhindar dari kerusakan akibat air dan lubang,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Jasa Marga, Fitri Wiyanti, mengungkapkan bahwa volume kendaraan pada arus libur Isra Mikraj dan Imlek 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan arus libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. “Jumlah kendaraan yang melintas meningkat 36,8% dari arus normal, dan 10,6% lebih tinggi dari arus Nataru,” ujarnya.

Dalam inspeksi tersebut, Wamen Diana didampingi oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Miftachul Munir, Direktur Jalan Bebas Hambatan Wilan Oktavian, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat, Sjofva Rosliansjah.[Saf/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x