x

Lagoon Band Berkolaborasi dengan Seni Wayang Nganjor dan Hadroh dalam Roadshow Majelis Risalah Cinta

waktu baca 4 menit
Minggu, 29 Sep 2024 15:17 0 320 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) | Kolaborasi Lagoon Band dengan seni Wayang Nganjor dan Hadroh dalam roadshow Majelis Risalah Cinta di Pandeglang menunjukkan kekuatan seni sebagai medium penyampai pesan spiritual. Acara ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara masyarakat dengan nilai-nilai agama dan berhasil menciptakan suasana syahdu dan hangat, yang membuat pesan acara semakin mengena. Dengan menggabungkan seni tradisional dan modern, kegiatan ini mampu merangkul berbagai lapisan masyarakat.

Lagoon Band, yang terdiri dari warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, berkolaborasi dengan seni Wayang Nganjor Indonesia dan Hadroh dalam roadshow bersholawat yang diadakan oleh Majelis Risalah Cinta di Balai Budaya Pandeglang. Acara ini dimulai pukul 20.00 dan merupakan bagian dari rangkaian menyambut Risalah Cinta Sang Nabi Muhammad untuk Mendapatkan Cinta Ilahi. Meskipun hujan mengguyur lokasi pada sore hari, cuaca cerah malam itu menciptakan suasana syahdu dengan tema ‘Menempuh Jalan, Mencari Cinta’. Sabtu (28/09/2024).

Mufti, koordinator kegiatan Majelis Risalah Cinta, mengutarakan bahwa acara ini merupakan bagian dari roadshow yang diselenggarakan di berbagai daerah di Banten. “Kami mengundang santri dan masyarakat umum untuk hadir. Tujuan utama kami adalah mempererat kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui seni dan budaya, sekaligus menyebarkan pesan-pesan spiritual,” ujarnya.

Kehadiran Lagoon Band, menurut Mufti, menjadi elemen penting dalam menyemarakkan acara ini. “Seni dapat menjadi jalan menuju kedamaian batin. Kami berharap acara ini mampu menyentuh hati para hadirin dan menanamkan rasa cinta yang lebih dalam kepada Nabi,” tambahnya.

Lagoon Band benar-benar menghidupkan acara, membawa suasana penuh kegembiraan dan haru bagi penonton. Momen yang paling dinantikan adalah penampilan NJ, salah satu personil yang sebelumnya dikenal sebagai anggota band Bonkpaper, grup musik terkenal di daerah tersebut. Ketika NJ kembali tampil di hadapan publik, ia tidak hanya menunjukkan kepiawaiannya dalam bermusik, tetapi juga menggugah rasa nostalgia bagi banyak penggemar.

Penampilan Lagoon Band berhasil memberikan kehangatan yang menjadikan malam itu semakin istimewa. Kombinasi musik yang harmonis dan emosi mendalam yang ditampilkan menciptakan suasana tak terlupakan, merangkul hati para penonton. Dalam nuansa syahdu, acara ini berhasil menciptakan kenangan indah bagi semua yang hadir, menjadikan setiap momen terasa berarti. Dengan alunan lagu yang menyentuh, Lagoon Band tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat meresapi makna spiritual yang lebih dalam.

NJ mengungkapkan bahwa penampilannya di acara tersebut sangat berarti baginya dan rekan-rekannya. “Saya sangat bersyukur dan terharu bisa kembali berdiri di atas panggung, terutama di tempat yang begitu dekat dengan masa lalu saya,” tuturnya. Melalui Lagoon Band, ia merasa mendapatkan kesempatan kedua untuk berkarya meski dalam situasi yang berbeda.

Kolaborasi dengan seni Wayang Nganjor dan Hadroh juga diakui sebagai pengalaman berharga. NJ berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, berharap penampilannya bisa menginspirasi orang lain bahwa selalu ada kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik. Semangatnya mencerminkan harapan dan perjalanan baru bagi para musisi yang ingin terus berkarya.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Yosafat Rizanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi Lagoon Band dalam acara tersebut. “Kami sangat bangga dengan penampilan Lagoon Band, yang merupakan hasil dari program pembinaan yang kami jalankan. Melalui musik dan seni, warga binaan tidak hanya dapat mengembangkan bakat, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Yosafat menambahkan bahwa kehadiran mereka di panggung ini menunjukkan bahwa meskipun berada di dalam lapas, mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan menyampaikan pesan-pesan yang baik. Penampilan Lagoon Band menjadi simbol harapan dan kesempatan untuk berubah, tidak hanya bagi para anggota band, tetapi juga bagi seluruh masyarakat.

Roadshow Majelis Risalah Cinta merupakan Kolaborasi Seni dan Pesan Spiritual yang Menginspirasi, dengan kolaborasi seni dan pesan spiritual yang disampaikan, acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi para hadirin. Roadshow Majelis Risalah Cinta berhasil menjadi salah satu momen berharga yang merangkul budaya, seni, dan cinta kepada Rasulullah SAW.

Kehadiran berbagai elemen seni, seperti Lagoon Band, Wayang Nganjor, dan Hadroh, menciptakan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara peserta dan nilai-nilai spiritual. Acara ini menunjukkan bahwa seni dapat menjadi alat yang efektif dalam menyebarkan pesan positif dan mendalam, serta mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menghargai warisan budaya mereka.[tgy/**]

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x