x

Diklatsar dan Pengukuhan PMR Wira SMKN 4 Cilegon, Tekankan Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Apr 2026 13:51 0 139 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | SMK Negeri 4 Kota Cilegon menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) serta pengukuhan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Wira pada Jumat hingga Sabtu, 17–18 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Situ Rawa Arum , selama dua hari satu malam ini menjadi bagian dari program pembinaan kesiswaan untuk membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial peserta didik.

Kepala SMKN 4 Cilegon, Amanatul Khaeroh, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa dengan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, PMR bukan hanya sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin peserta menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Mereka juga diharapkan mampu berprestasi, bahkan hingga tingkat internasional, serta memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat atau bencana,” ujar Amanatul.

Ia menambahkan, nilai utama yang ingin ditanamkan adalah kepekaan sosial dan semangat membantu sesama tanpa pamrih, sejalan dengan prinsip dasar gerakan Palang Merah.

Pembina PMR SMKN 4 Cilegon, Asmawati, menjelaskan bahwa kegiatan diklatsar ini diisi dengan berbagai materi penting, mulai dari kepemimpinan, pertolongan pertama (PP), hingga pemahaman tentang tujuh prinsip dasar Palang Merah. Untuk memperkuat kualitas pelatihan, pihak sekolah juga melibatkan pemateri dari Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai sumber eksternal.

“Kegiatan ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik di lapangan agar siswa benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari proses rekrutmen anggota baru PMR Wira dari siswa kelas X,” kata Asmawati.

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang terdaftar dalam kegiatan ini sebanyak 17 siswa. Namun, yang dapat mengikuti kegiatan secara penuh berjumlah 16 orang karena satu peserta berhalangan hadir akibat sakit.

Selama pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang cukup padat, termasuk pelatihan dasar kepalangmerahan, simulasi pertolongan pertama, serta pembinaan mental dan kedisiplinan. Kegiatan juga dilaksanakan dengan konsep kebersamaan dan kemandirian, di mana peserta dilatih untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompok.

“Kami ingin memberikan pembekalan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga sikap dan keterampilan. Harapannya, setelah mengikuti diklatsar ini, mereka siap menjadi anggota PMR yang aktif dan berkontribusi,” ujarnya.

Asmawati menambahkan, kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk membangun regenerasi anggota PMR di lingkungan sekolah. Dengan adanya pelatihan dasar ini, para peserta yang sebelumnya berstatus calon anggota diharapkan dapat resmi menjadi bagian dari PMR Wira dan melanjutkan peran organisasi ke depan.

Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, termasuk dalam penyediaan sarana dan prasarana. Untuk menunjang kegiatan yang berlangsung hingga malam hari, panitia bekerja sama dengan berbagai pihak dalam penyediaan perlengkapan, seperti tenda dan kebutuhan lapangan lainnya.

Ke depan, pihak sekolah berharap PMR SMKN 4 Cilegon dapat terus berkembang, baik dari segi jumlah anggota maupun kualitas kegiatan. Selain aktif di lingkungan sekolah, anggota PMR juga diharapkan mampu berperan di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial dan penanggulangan bencana.

“Harapan kami, PMR di sekolah ini semakin maju, anggotanya semakin banyak, dan bisa memberikan manfaat yang nyata, baik di sekolah maupun di lingkungan masing-masing,” kata Asmawati.

Dengan pelaksanaan diklatsar ini, SMKN 4 Cilegon menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi kemanusiaan.(*/FBY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x